Thursday, 26 July 2018

Akhmad RT Kampung Suka Damai: Kami Menyesal Telah Memilih Rudi Jadi Walikota Batam

 

Tim terpadu saat melakukan penggusuran paksa di Kampung Suka Damai, Tanjung Piayu, Batam, Rabu (25/7).

Dinamika Kepri, Batam - Pasca  penggusuran paksa di Kampung Suka Damai, Tanjung Piayu, Batam hari Rabu tanggal 25 Juli 2018 kemarin, sebanyak 49 rumah dirusak oleh Tim terpadu Pemko Batam.

"Yang dirusak tim terpadu kemarin ada 49 rumah. Sedangkan warga yang rumahnya telah dibongkar, saat ini terlantar tidak punya tempat tinggal," kata Sauri salah seorang perangkat RT di Kampung Suka Damai Piayu kepada awak media ini, Kamis (26/7) siang via selularnya.

"Untuk kelanjutannya, rencananya kami akan ke DPRD Batam untuk menghearingkan permasalahan ini, dan itu sudah dijadwalkan," lanjutnya.

Baca juga: Tak Terima Digusur Paksa, Warga Kampung Suka Damai Gugat Pemko Batam ke PTUN

Sekitar 360 Kepala Keluarga (KK) Kampung Suka Damai, Piayu, saat ini hidupnya tampak di dalam kecemasan.

Sebelumnya, warga pendukung berat Rudi-Amsakar di Pilwako Batam pada tahun 2015 itu, meminta agar mereka dimanusiakan sebelum digusur, namun tidak ditanggapi Pemerintah Kota Batam.

"Menyesal kami dulu memilih Rudi-Amsakar jadi Walikota Batam. Padahal dari tempat kami suara mutlak untuk mendukungnya, tapi malah ini balasannya," kata Akhmad yang juga seorang perangkat RT Kampung Suka Damai, Piayu, kesal.

Pasangan suami istri warga Kampung Suka Damai tampak bersedih setelah rumahnya diluluhlantakan oleh Tim terpadu.

Tak hanya para perangkat RT, Ketua LSM Tipikor, Albert Sopian sebelumnya juga mengatakan, akan mempertanyakan soal penggusuran itu ke BP Batam.

"Ini tidak bisa dibiarkan, maka itu bersama warga, kami akan mempertanyakan penggusuran itu ke BP Batam maupun ke Pemko Batam. Anehnya lagi, Pemko Batam terkesan sama sekali tidak lagi menghargai permintaan dari DPRD Batam yang mana sebelumnya telah meminta agar penggusuran itu ditahan, namun tetap dilakukan," kata Albert Sopian.

Baca jugaBesok Kampung Suka Damai akan Digusur Paksa, Fauzan: Kita Lihat Saja, Karena Kami akan Hadir di Sana

Mengenai gugatan warga terhadap Pemko Batam yang sebelumnya telah disampaikan ke PTUN, Sauri mengatakan, akan tetap melanjutkannya.

"Oh soal itu, jelas gugatan itu akan kami lanjutkan," jawab Sauri mengakhiri.(Ag)