Monday, 4 June 2018

Terkait Pengelola Gelper Nakal, Anto Satpol-PP: Jika Terulang Lagi akan Diberikan Sanksi


Petugas Satpol-PP Pemko Batam tengah mencatat nama pengelola Gelper di bilangan Nagoya, Jumat ( 1/6/2018) malam.

Dinamika Kepri, Batam - Jelang 3 hari sebelum lebaran nanti, Tim terpadu tidak akan toleransi lagi dan segera memberikan sanksi teguran terhadap para pengelola Gelanggang Permainan (Gelper) yang nakal di Batam.

"Kedapannya, jika masih ada melakukan pelanggaran, kita akan berikan sanksi teguran lisan dengan membuat surat pernyataan. Dan jika masih terulang melakukan pelanggaran yang sama, maka selanjutnya akan kita berikan surat peringatan 1, 2 dan 3," jawab Kasi Operasional Satpol PP Batam, Anto, SE kepada awak media ini saat dikonfirmasi, Senin (4/6/2018) sore.

Sesuai dengan Peraturan Wali Kota Nomor 21 tahun 2010, di malam suci ramadhan diwajibkan seluruh Tempat Hiburan Malam (THM) wajib tutup total pada malam pertama Shalat Tarawih, malam ke dua dan ketiga Ramadhan.

Pada Ramadhan tahun 1439 H / 2018 Masehi ini, sebelumnya Walikota Batam, Rudi, SE telah menganjurkan agar THM tutup 3 hari jelang puasa, pertengahan puasa dan menjelang lebaran.

Demikian ajuran walikota Batam, namun prakteknya tidak dilapangan terealisasi pasalnya pada pertengahan (15 hari) bulan puasa ini, THM Gelper di Batam nyatanya tetap buka seperti biasa.

Parahnya lagi, walaupun Tim terpadu datang memberikan peringatan dengan menyambangi setiap lokasi Gelper, terlihat tidak berarti apa-apa.

Pengelola tampak tidak patuh pada aturan karena setelah Tim terpadu pergi dari setiap lokasi Gelper yang disambangi, 5 menit setelahnya Gelper buka kembali, kesannya seperti kucing-kucingan.(Ag)