Wednesday, 6 June 2018

Tanggapi Vonis Pilot, Rosano: Percuma, Petugas di Bandara Baiknya Dibubarkan Saja


Presiden LSM Berlian, Akhmad Rosano.

Dinamika Kepri, Batam - Pemilik Narkoba jenis sabu 1,9 gram, Ahmad Syahman bin Sharuddin warga Malaysia, seorang pilot dari Malindo Air yang sebelumnya ditangkap BNNP Kepri di Bandara Hang Nadim, Batam, yang ditangkap saat baru tiba dari Malaysia, proses sidangnya kini telah berakhir, Rabu (6/6).

Hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam, Tumpal Sagala, SH telah memvonis terdakwa dengan hukuman 8 bulan penjara.

Baca juga: Ahmad Pilot Malindo Air Pemilik Sabu 1,9 Gram Akhirnya Divonis 8 Bulan Penjara

Vonis itu lebih ringan 1 bulan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebelumnya mentuntut 9 bulan penjara dengan mengenakannya pasal 127 ayat (1) huruf (a) Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman di bawah 4 tahun penjara.

Menanggapi putusan itu, Presiden Berlian, Akhmad Rosano mengatakan, bahwa hukuman yang diberikan hakim kepada pilot Malaysia tersebut, nilainya tidak tepat.

"Keputusan hakim tidak bisa diganggu gugat. Namun dengan putusan seringan itu, menurut saya sangatlah tidak tepat. Saat ini kita sedang berperang melawan Narkoba. Kalau hukumannya seringan itu, lalu efekjeranya di mana? Sekarang kita bukan melihat berapa banyak barang buktinya, tapi ini masalah marwah bangsa. Tervonis itu warga Malaysia, kalau hukumannya seringan itu, jelas bangsa itu akan menertawakan bangsa kita. Duga saya tervonis itu kini telah merasa senang seperti merasa di atas angin," ujar Rosano.

Baca jugaTerkait Pasal yang Dikenakan kepada Pilot Malindo Air, Ini Jawaban Kasi Datun Kejari Batam

Ringannya vonis terhadap pilot Malindo Air ini, Rosano juga mengatakan kalau dirinya sangat prihatin dengan para petugas Bea dan Cukai (BC), Polisi, BNN yang ada di Bandara Hang Nadim Batam yang mana selama ini sudah bersusah payah setiap waktu melakukan tugasnya dalam mengawasi setiap penumpang dalam memerangi peredaran Narkoba di Kepri khususnya di Batam.

"Kalau begini ceritanya, baiknya para petugas kita yang setiap hari bertugas susah payah mengawasi penumpang di Bandara Hang Nadim itu dibubarkan saja. Percuma saja pelaku Narkoba ditangkapin kalau hukumannya seringan itu," kata Rosano.

Baca juga: Presiden Berlian Sebut Tuntutan yang Dikenakan JPU Kepada Terdakwa Syahman Pasal "Ecek-ecek"

Menurutnya, pihak dari LSM Berlian sendiri telah melaporkan perkara ini ke Mahkamah Agung (MA) maupun ke Kejaksaan Agung RI.

"Sejak JPU menuntut pelaku 9 bulan penjara, kami pun langsung melaporkan perkara itu ke MA dan ke Kejaksaan Agung," ungkapnya.

Sebelum mengakhiri, Rosano kembali memastikan, kata dia selain kasus ini sebagai bentuk perang terhadap Narkoba, juga masalah marwah bangsa kepada dunia internasional.(Ag)