Monday, 25 June 2018

Rokok Khusus Kawasan Bebas Bintan Merek Red Black, Beredar Marak di Batam


Kemasan rokok merek Red Black.
Dinamika Kepri Batam - Rokok Khusus Kawasan Bebas Bintan Merek Red Black kini beredar luas merajalela di Kota Batam, Senin (25/6).

Beredarnya rokok bebas cukai ini, diduga Batam telah kekurangan kuwota rokok dari BP Batam.

Pantuan media ini, rokok merek Red Black khusus kawasan bebas Bintan yang diproduksi oleh Bintan Sayap Insan  Malang-Indonesia ini, dijual bebas di setiap warung-warung yang ada di Kota Batam.

Rokok tidak berbadrol ini, harga grosirnya dijual Rp 6000 perbungkus, sedangkan untuk harga eceran di warung perbungkus dijual Rp 7000.


"Kalau di toko, rokok Red Black ini harganya Rp 6000, di warung Rp 7000," ujar seorang penikmat menuturkan.

Sepertinya peredaran rokok ini berbalas pantun, rokok Batam beredar di luar daerah hingga ke pelosok negeri, sedangkan rokok kawasan bebas Bintan, bebas beredar luas di Batam.

Ada dugaan, beredarnya rokok ini di Batam, menunjukan betapa lemahnya pengawasan dari Bea Cukai Batam maupun pengawasan dari Bea Cukai Kabupaten Bintan.(Ag)