Thursday, 14 June 2018

Penertiban Gelper H-2 Tidak Efektif, Yang Tutup Disambangi Tapi yang Buka Dibiarkan


Tampak mobil operasional Kecamatan Lubuk Baja terparkir di depan Indomaret Batama Park 1 Nagoya. 

Dinamika Kepri, Batam - Razia penertiban Gelanggang Permainan (Gelper) yang dilakukan oleh Tim trantip Satpol-PP Pemko Batam dari Kecamatan Lubuk Baja, pada Rabu (13/6) malam, diduga hanya ecek-ecek, pasalnya Tim trantip tersebut terpantau awak media ini bukannya mendatangi Gelper buka, tetapi malah menyambangi lokasi Gelper yang sudah tutup dari sejak pagi.

Yang paling mirisnya, mereka malah berfoto ria di depan gedung Gelper Golden Mine Game Zone yang sudah tutup itu. Kesannya seakan-akan mereka yang baru menutup Gelper tersebut, padahal tidak, karena sebelum mereka tiba, Gelper itu memang sudah tutup terlebih dahulu.

Sementara itu, Gelper Golden Zone di depan Hotel Ramayana yang selalu buka, tidak disambangi, dibiarkan tetap buka.

Terpantau lagi, saat berita ini dimuat pada pukul 24:47 WIB, anggota Satpol-PP dari Kecamatan Lubuk Baja tersebut bukannya melanjutkan tugasnya untuk menutup Gelper yang masih buka, tapi malah asyik makan sate di depan di Indomaret Batama Park 1, Nagoya, Batam.

Dan yang paling anehnya lagi, Gelper di depan hotel ramayana itu tidak jauh dari posisi mereka. Gelper itu tepatnya di belakang Indomaret Batama Park 1, namun para petugas penegak Peraturan Daerah (Perda) itu malah membiarkannya tetap buka di H-2 Lebaran ini.

Setelah melihat penertiban yang tidak efektif ini, ternyata bukan pengelola Gelper yang melanggar Peraturan Wali Kota No. 21 tahun 2010 tentang jam operasional tempat hiburan malam selama Ramadhan, melainkan petugas penegak Perda itu sendiri. (Ag)