Thursday, 7 June 2018

Kasihan Warga Pulau ini, Datang dari Jauh Mengharap THR Walikota, Tapi Tak Dianggap


Saat petugas Satpol-PP  dan warga Pulau beradu argumen.

Dinamika Kepri, Batam - Puluhan orang warga Pulau Setokok dan Pulau Akar terdiri dari anak-anak dan kaum ibu tua muda, mulai jam 8 pagi sampai jam 4 sore, terlihat masih menantikan uang Tunjangan Hari Raya (THR) dari Walikota Batam, Kamis (7/6).

Akibat kelamaan menunggu, anak-anak yang ikut menunggu belas kasihan dari Walikota Batam saat itu, terlihat menangis meminta makan pada ibunya masing-masing, namun ibunya tak mampu memberikan makan karena tidak mengantongi uang.

" Tolong bagilah uangnya, anak saya lapar mau makan. Berapa saja enggak apa-apa," kata ibu tua bernama Jamaah, kepada seorang wartawan.

Kata ibu tua itu, kedatangan mereka ke kantor Walikota Batam, untuk meminta THR kepada Walikota Rudi sesuai yang dijanjikan Walikota kepada mereka.

" Kami datang kemari karena disuruh Walikota. Walikota menyuruh kami datang ke kantornya waktu ia melakukan buka puasa bersama pada tanggal 27 Mei 2018 lalu di tempat kami. Makanya kami datang, tapi kami malah seperti ini. Kami sudah menunggu mulai dari jam 8 pagi, tapi sampai sore ini belum ada perhatian dari walikota. Sebenarnya ini kami mau pulang, tapi ongkos bayar angkot tidak ada," kata Jamaah sedih sembari menggendong cucunya yang terus merengek kelaparan.

Ada sekitar 5 orang anak yang menangis minta makan saat itu. Melihat ada kebisingan tangis anak di depan kantor Walikota, seorang petugas Satpol-PP bernama Indra lalu datang menemui mereka. Petugas itu mengatakan kalau Walikota tidak lagi di kantor.

" Walikota tidak ada. Kalau mau bertemu dengan Walikota, baiknya langsung ke rumahnya saja. Tolong jangan berdiri-diri di sini, kalau tak mau pergi, tunggu saja duduk di sebelah situ (tepi teras gedung=red)," anjur Indra.

Sampai berita ini dimuat pada pukul 16:15 WIB, warga pulau tersebut masih setia menunggu. Sebelumnya mereka ini ada sekitar 30 orang namun sebahagian telah pulang, karena tidak betah menunggu.(Ag)