Friday, 8 June 2018

Gunakan Sertifikat Palsu, Yulianus Talumingan Nahkoda Kapal Divonis 1 Tahun 9 Bulan Penjara


Tervonis 1 tahun 9 bulan penjara, Yulianus Talumingan (baju merah) dikawal petugas kejakasaan usai sidang putusan, Kamis (7/6/2018).

Dinamika Kepri, Batam - Yulianus Talumingan Nahkoda kapal MT.Asta Chaisun II GT.238 dalam perkara tindak pidana pemalsuan dokumen sertifikat Ahli Nautika Tingkat III Manajemen, berakhir divonis 1 tahun 9 bulan penjara oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam, Kamis (7/6/2018).

Oleh hakim, terdakwa Yulianus dinyatakan terbukti bersalah dengan segaja melanggar hukum sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 263 ayat(2) KUHPidana tentang tindak pidana pemalsuan dokumen.

Terhadap putusan, kepada hakim terdakwa menjawab dengan menerima vonis 1, 9 tahun itu. Begitu juga Jaksa Penunut Umum (JPU) Martua Susanto mewakili JPU Rumondang, mengatakan hal yang sama, menerima putusan tersebut.

Sebelumnya, terdakwa ini adalah hasil tangkap Ditpolairud Polda Kepri saat berada di atas kapal MT. Asta Chaisun II GT.238 di saat melintas di perairan Sekikir Batam pada koordinat 00 – 54’ – 364”N - 1040 – 01’ – 241”E.

Terdakwa diamankan ke kantor Ditpolairud Polda Kepri karena sertifikat Ahli Nautikanya diduga palsu.

Setelah petugas Ditpolairud Polda Kepri melakukan pemeriksaan lebih detail dengan mengecek secara online, ternyata sertifikat atas nama Yulianus Talumingan yang diterbitkan atas nama Direktur Jenderal Perhubungan Laut Direktur Perkapalan dan Kelautan yang ditandatangani pada tanggal 16 Oktober 2015 oleh Capten Sahatua P.Simatupang, MM itu, tidak terdaftar.

Pada fakta persidangan, Yulianus Talumingan mengaku mendapatkan sertifikat palsu itu dengan tujuannya agar dirinya bisa melamar kerja keperusahaan pelayaran kapal PT.Yavindo Sumber Persada.(Ag)