Wednesday, 16 May 2018

Parah! Bangunan Pelabuhan ini Mewah Tapi Atapnya Bocor di Mana-mana


Kondisi lantai II Pelabuhan Domisitik Sekupang, Batam di saat hujan. Terlihat ember penampung air hujan berserakan, Selasa (15/5) sore. 

Dinamika Kepri, Batam -  Bangunan Pelabuhan Domistik Sekupang (PDS) Batam memang terlihat mewah, namun kesan dari kemewahannya tidak mampu mengimbangi kenyataannya.

Bangunan yang menelan biaya Rp 56 miliar dari APBN ini, hasilnya ternyata tidak maksimal.

Kendati belum lama digunakan, ketidakbecusannya PT. Hutama Karya selaku pihak yang mengerjakan pembangunan gedung pelabuhan ini sebelumnya, terlihat nyata dengan banyaknya kebocoran pada atap pelabuhan. Akibatnya setiap hujan,  lantai II pelabuhan ini selalu basah dan sangat berpotensi membahayakan bagi para penumpang yang melaluinya.

"Kalau hujan ya beniginilah mas, airnya harus ditampung. Itukan atapnya bocor. Kalau airnya tidak ditampung, takutnya penumpang yang lewat bisa jatuh terlicin. Dan bukan di sini saja, di depan loket itu juga ada," ujar seorang cleaning service yang saat itu tengah berusaha mengeringkan lantai kepada awak media ini, Selasa (15/5/2018) sore.

Pantuan media di pelabuhan ini, selain atapnya meneteskan air ke ruangan lantai II, di lantai I pelabuhan ini, lantai di depan salah satu pintu masuk ke dermaga, juga sedang dibongkar.

Melihat hasil seperti ini, proses serah terima bangunan pelabuhan sebelumnya antara pihak pembangun (PT. Hutama Karya=red) ke BP Batam perlu dipertanyakan, sembari layak untuk dicurigai. Sebab hasil bangunan tidak maksimal namun mengapa BP Batam mau menerimanya. (Ag)