Tuesday, 22 May 2018

Niat Ajak Istri Orang Endehoi di Hotel Buat Pria ini Ditangkap Polisi


Terdakwa M alias A digiring petugas usai menjalani persidangan. 

Dinamika Kepri, Batam - Terdakwa M alias A terpaksa didudukan di kursi pesakitan di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Selasa (22/5/2018) sore, lantaran mengganggu wanita yang sudah bersuami dari ponselnya.

Tak tanggung-tanggung, menurut pengakuan saksi korban MR pada persidangan, terdakwa pernah mengajak saksi untuk endehoi di hotel, namun tidak sempat terjadi karena terdakwa keburu ditangkap polisi saat hendak menjemput saksi MR di tempat usaha suaminya.

Terdakwa M alias A saat itu ditangkap polisi tak jauh dari loksasi sekitar milik usaha RW suami saksi korban.

Terdakwa ditangkap polisi setelah korban MR menjebak terdakwa dengan mengiyakan kemauan terdakwa untuk tidur di hotel. Niat terdakwa tidur di Hotel dengan korban batal dan berakhir tidur di hotel prodeo.

Pada sidang agenda mendengarkan keterangan saksi korban ini, Jaksa menghadirkan 2 orang saksi suami istri, MR dan RW.

Pantuan media disidang ini, MR tidak sempat mengatakan semua apa yang pernah diucapkan oleh terdakwa padanya, sebab setelah mendengar keterangan saksi yang mengatakan bahwa terdakwa pernah mengajak saksi untuk berhubungan badan, hakim lalu berubah status sidang tersebut dari sidang terbuka menjadi sidang tertutup.

"Saat itu terdakwa pernah menelepon mengajak saya untuk gituan di hotel," kata saksi MR.

Mendengar itu, hakim lalu mempersilahkan semua pengunjung sidang untuk keluar ruangan persidangan dan lalu melanjutkan sidang.

Menurut informasi yang didapat oleh media ini, nomor ponsel korban sebelumnya didapatkan terdakwa dari korban sendiri.

Korban memberi nomornya kepada terdakwa saat itu di saat terdakwa pernah menjual tembaga ke tempat usaha korban.

Terdakwa meminta nomor korban dengan alasan akan meneleponnya jika ada barang tembaga, namun salah digunakan.

Atas perbuatannya, terdakwa ini diancam pidana pasal 45 ayat (3) Jo pasal 27 ayat (3) Undang-undang Republik Indonesia No.19 Tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang Republik Indonesia No.11 Tahun 2008 UU ITE tentang Informasi dan transaksi elektronik.(Ag)