Friday, 25 May 2018

Mengatasi Masalah Lahan, Kepala BP Batam Tekankan Dilakukan dengan Cara Dialog


BKDI BP Batam, Kepala BP Batam saat memberikan santunan kepada anak yatim dan kaum duafa di Masjid Al Ikhlas, Teluk Bakau, Tampines,  Batu Besar,  Kamis (24/5).

Dinamika Kepri, Batam - Saat melakukan kunjungan dalam rangkaian safari ramadhan 1439 H pada hari ke-8 di Masjid Al Ikhlas, Kampung Teluk Bakau, Tempines, Batu Besar, Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo bersama BKDI BP Batam  memamfaatkan moment tersebut untuk berbagai pendapat dengan masyarakat  tentang pentingnya berdialog untuk mengatasi setiap masalah yang terjadi.

Hal itu dilakukannya untuk mengatasi persoalan status legalitas lahan di Kota Batam.

Pada kesempatan itu, Ketua Takmir Masjid Muhammad Ali Wasyim memanfaatkan pertemuan tersebut untuk memberikan informasi kepada Lukita tentang perkembangan pembangunan masjid khususnya legalitas lahan kampung Teluk Bakau.

Ali Wasyim juga menjelaskan tentang upaya pihaknya bersama masyarakat untuk mendukung program pemerintah serta kesediaan mengikuti segala prosedur terkait solusi legalitas  lahan masyarakat.

"Kami sependapat bahwa meskipun tugas utama dari BP Batam adalah membangun perekonomian kota Batam sebagai kota yang maju dan sejahtera, tidak mungkin BP Batam hanya bekerja sendiri atau hanya bekerja dengan pengusaha atau pemerintah kota, tetapi kami juga bersama-sama membangun komunikasi dengan segenap masyarakat. Karena tidak mungkin ekonomi maju baru kita memiliki masyarakat yang tertinggal, apakah dari sisi kebutuhan, fasilitas umum, kemudian yang terpenting adalah lahan dan rumah yang legalitasnya utuh," kata Lukita Dinarsya Tuwo dalam sambutanya di Masjid Al Ikhlas, Batu Besar, Kamis (24/5/2018) sore.

"Kita sadari Batam masih dihadapi permasalahan-permasalahan legalitas lahan di masyarakat. Bukan hanya di Teluk Bakau, tapi juga ditempat-tempat lainnya. Oleh karena itu, kita harus banyak berdialog dan berkomunikasi dengan masyarakat guna mencari solusi yang terbaik sesuai ketentuan untuk tercapainya kemajuan dan kesejahteraan masyarakat kota Batam," lanjutnya.

Lukita menghimbau segera membentuk tim dari masyarakat sehingga pembahasan dapat terarah dan segera dilakukan bersama tim BP Batam.

"Ini harus kita lakukan pertemuan yang intensif, untuk mengetahui keinginan masyarakat. Semoga dapat dibentuk tim disini yang mewakili keinginan masyarakat teluk Bakau. Mudah-mudahan dengan niat baik ini, kita bisa bersama-sama kompak mencapai suatu kesepahaman dan penyelesaian," ungkapnya.

Lawatannya kali ini berlangsung hangat dengan memberikan bantuan pembangunan masjid dan santunan kepada 50 orang dhuafa dan anak yatim dan dilanjutkantausyiah agama,  buka puasa dan sholat maghrib berjamaah.

Turut hadir dalam safari tersebut, Istri Ketua Otorita Batam Periode tahun 1998 - 2005, Aida Zulaikha Nasoetion, Anggota DPRD Kota Batam, Ruslan Ali Wasyim, serta sejumlah Pejabat Eselon II, III dan pegawai BP Batam.(Ril)