Tuesday, 1 May 2018

May Day di Batam Gembira, Wakapolda, Kapolresta dan Buruh Berjoget Dangdut

 

Wakapolda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah saat berjoget dangdut bersama dengan para buruh. 

Dinamika Kepri, Batam - Memperingati hari buruh se dunia (May Day) di Batam, ribuan buruh yang tergabung dalam beberapa ikatan pekerja, FSPMI, SPSI dan Aliansi Buruh lainnya, melakukan aksi demo damai di depan kantor Pemerintahan Kota (Pemko) Batam, Selasa (1/5/2018)  siang.

Pada May Day ini, pejagaan dari pihak aparat kepolisian juga begitu sangat diperketat. Bukan hanya dari Polresta Berelang saja, namun juga dari Polda Kepri.

May Day ini berjalan dengan baik,  kendati buruh mengancam akan melakukan demo mogok kerja pada hari Jumat tanggal 4 Mei 2018 nanti dengan alasan menolak Perpres 20/2018 TKA Revisi UU 13/2003, PP 78 tahun 2015 dan meminta agar pemerintah Kota Batam mengeluarkan upah sektor Kota Batam, bukan berarti ancaman itu bisa merusak susana May Day pada hari ini.

Pada May Day ini, para pekerja khususnya para wanita, terlihat tidak terlalu ambil pusing dengan rencana mogok kerja tersebut. Mereka lebih memilih bergembira, bernyanyi dan berjoget dangdut ria bersama.

Untuk menyemarakan suasana kegembiraan di hari pekerja sekali setahun ini, Wakapolda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah bersama Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki, juga ikut bergoyang, berjoget bersama dengan para pekerja.

May Day di Batam ini berjalan dengan baik sampai selesai. Dalam mengawal kegiatan ini, kepolisian menurunkan sebanyak 1500 personil.

"Pengawalan aksi unjuk rasa buruh di Kota Batam, personil polisi yang diturunkan sebanyak 1.500 personil. Untuk Kepri 2.000 personil," kata Wakapolda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah di tengah aksi buruh berlangsung. (Ag)