Thursday, 24 May 2018

Hendri Mantan Kasat Pol-PP Pemko Batam Akhirnya Divonis 2 Bulan 15 Hari Penjara


Terdakwa Hendri (baju merah) saat digiring petugas usai sidang menuju sel tahanan sementara di gedung PN Batam, Kamis (24/5).

Dinamika Kepri, Batam - Setelah menjalani proses persidangan yang cukup melelahkan, Hendri Mantan Kasat Pol PP Batam perkara penipuan uang penggusuran sebesar Rp 200 juta dari PT Putra Karyasindo Prakarsa, akhirnya divonis 2 bulan 15 hari penjara oleh Hakim Renni Pitua Ambarita, SH di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Kamis (24/5/2018).

Dalam sidang putusan ini, oleh hakim,  terdakwa Hendri dinyatakan bersalah dengan secara sah melakukan penipuan terhadap PT Putra Karyasindo Perkasa dan telah melakukan perbuatan melawan hukum sebagaimana diatur sesuai pasal 378 KUHP.

Baca juga: Gelapkan Uang, Hendri Mantan Kasatpol-PP Pemko Batam Dituntut Jaksa 3 Bulan Penjara

"Terdakwa dinyatakan bersalah dan secara sah telah melakukan perbuatan penipuan sesuai pasal 378 KUHP. Majelis hakim menimbang dan memutuskan, maka terdakwa dijatuhi hukum 2 bukan 15 hari penjara," baca hakim dalam persidangan.

Pada sidang sebelumnya, terdakwa Hendrik ini dituntut 3 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rosmalinda Sembiring.

Hukuman yang dijatuhkan Hakim kepada terdakwa ini,  lebih ringan 15 hari dari tuntutan JPU.

Terdakwa Hendri sebelumnya diselkan polisi karena tersandung dugaan kasus penipuan dan penggelapan uang sebesar Rp 200 juta milik salah seorang pengusaha property di Batam bernama Alex direktur PT. Putra Karyasindo Prakarsa.

Baca juga: Usai Pemeriksaan Berkas, Hendri Mantan Kasatpol-PP Lansung Ditahan

Awalnya Hendri dipercayakan oleh si pengusaha Alex tersebut untuk melakukan pengggusuran dan pengosongan Ruli yang ada dilahan milik si pengusaha di Tanjung Uma saat itu.

Kepada Hendri, pengusaha Alex  lalu memberikan dana operasi penggusuran sebesar Rp 200 juta. Namun mengingat penggusuran tak kunjung dilakukan mantan Kasatpol-PP itu, lalu Alex pun melaporkannya ke polisi.(Ag)