Thursday, 3 May 2018

BB 1,8 Kg Sabu dari 5 Tersangka Dimusnahkan


Pemusnahan Narkotika jenis Sabu di ruang Opsnal Ditresnarkoba Polda Kepri. Rabu (2/5).

Dinamika Kepri,  Batam - Disaksikan para tersangka berinisial SR, AR, RH, HR dan RM  turut dihadiri oleh perwakilan Kejaksaan Negeri Batam, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kepri, dan Pengacara tersangka, Pemusnahan barang haram dari 5 orang  tersangka, Wadir Resnarkoba Polda Kepri, AKBP Sades Oloan Maruli Pardede SIK, memimpin  pemusnahan barang bukti (BB) Narkotika jenis sabu seberat 1.813,3 (1,8 Kg) di ruang Opsnal Ditresnarkoba Polda Kepri, Rabu (2/5/2018) pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

Penangkapan para tersangka ini berawal dari Informasi dari masyarakat pada hari Selasa tanggal 10 April 2018 lalu.

Setelah menerima laporan, sekitar pukul 18.50 WIB di Komplek Shangrila Kelurahan Sungai Harapan Kecamatan Sekupang Kota Batam, polisi melakukan Undercover Buy dengan berpura-pura memesan Narkotika kepada tersangka SR

Dari penyamaran itu, polisi berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka SR bersama temannya AR.

Dari hasil penggeledahan, dari SR polisi menemukan 1 bungkus plastik berisikan mristal bening diduga sabu.

Selanjutnya kedua tersangka beserta barang buktinya dibawa ke Ditresnarkoba Polda Kepri guna proses penyidikan perkaranya.

Setelah dilakukan penangkapan terhadap tersangka SR dan AR dan dilakukan pengembangan,  pada hari Rabu tanggal 11 April 2018 sekitar pukul 10:20 WIB, polisi kemudian melakukan menangkap tersangka RH di Pulau Buluh,  Bulang, Batam.

Dari tersangka RH ditemukan 3 bungkus kristal bening diduga Narkotika jenis sabu.

Dari hasil pengembangan, tersangka RH mengaku menyimpan 1 bungkus kristal bening diduga sabu di dalam tanah di Pulau Jaloh Hutan Sungai Gading, Bulang, Batam.

Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Ditresnarkoba Polda Kepri, guna proses penyidikan perkaranya.

Tak sampai di situ, setelah dilakukan penangkapan terhadap RH dan dikembangkan, sekitar pukul 20.30 WIB polisi kemudian menangkap HR dan RM di rumahnya pada hari Rabu tanggal 11 April 2018  di Kebun ubi pulau Jaloh kelurahan Gelam, Bulang, Batam.

Dari HR dan RM, ditemukan 5  bungkus sabu disimpan di dalam tanah di Kebun Ubi. Pengakuan tersangka HR, ia menyimpan sabu tersebut yakni atas permintaan dari tersangka RM.

Selanjutnya kedua tersangka beserta barang buktinya dibawa ke Ditresnarkoba Polda Kepri guna proses lebih lanjut.

Atas perbuatannya, ke 5 tersangka diancam dengan Pasal 114 ayat (2) dan pasal 112 (2), juncto pasal 132 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana pati, pidana penjara seumur hidup atau pidana paling singkat 6 tahun, paling lama 20 tahun penjara.

Untuk menghentikan peredaran Narkoba di Kepri khususnya di Batam, Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol. Drs. S Erlangga menghimbau masyarakat agar ikut berperan memerangi Narkoba di lingkungan masing-masing.

″Kepada masyarakat Kepri khususnya kota Batam, agar senantiasa selalu bekerja sama dengan Kepolisian melaporkan apabila di lingkungan tempat tinggal terdapat jalur atau orang yang melakukan peredaran narkotika, untuk segera melaporkan ke Pihak Kepolisian, Mari bersama kita menjaga Kepri Bebas dari Narkoba," pesan Kombes Pol. Drs. S Erlangga.(Ril)