Monday, 2 April 2018

Penjual Kartu Ponsel di Batam Unjuk Rasa Soal Pembatasan 1 NIK 3 Simcard Perdana

 

KNCI Kepri unjuk rasa di depan kantor DPRD Batam, Senin (2/4/2018).

Dinamika Kepri, Batam - Ratusan orang dari para Outlet penjual simcard ponsel Tradisional di Batam yang tergabung di Kesatuan Niaga Celular Indonesia (KNCI) Kepri, hari ini melakukan unjuk rasa di DPRD Batam, Senin (2/4/2018) pagi.

Ada 3 tuntutan yang diajukan oleh para pengunjuk rasa kepada Menkominfo di antaranya:
  1. Hapuskan Aturan Pembatasan 1 NiK 3 Simcard.
  2. Pemerintah harus berani menjaminan keamanan data masyarakat.
  3. Menkominfo harus bertanggungjawab karena telah ”membohongi” outlet melalui keputusan Dirjen PPI yang disampaikan secara terbuka dihadapan seluruh stakeholder telekomunikasi seluler pada 07 November 2017.
  4. Memohon kepada Presiden RI Bapak lr Joko Widodo untuk turut serta menyelesaikan dan memenuhi permintaan KNCI. 
Saat berita ini dimuat pada pukul 10:00 Wib, 30 orang perwakilan dari pengunjuk rasa langsung telah diterima oleh anggota komisi I DPRD Batam, Harmidi Umar Husen dan Li Khai, Kepala Kominfo Batam Salim dan Kapolsek Batam Kota Kompol Firdaus.

Pertemuan tersebut dilakukan di ruang serba guna gedung DPRD Batam.(Ril)