Monday, 30 April 2018

Oknum Satpol-PP dan Rekan Pelaku Spesialis Pecah Kaca Mobil Ditangkap Polisi


Kapolsek Batam Kota, Kompol  Firdaus (kiri) menunjukan barang bukti kepada media saat  press rilis di Mako Polsek Batam Kota, Senin(30/4/2018) sore.

Dinamika Kepri, Batam  -  Tersangka WM seorang oknum Satpol PP Kota Batam bersama 3 orang rekannya dihadapkan kepada para media saat Press Rilis di Mako Polsek Batam Kota, Senin(30/4/2018) sore.

Pada press rilis ini, Kapolsek Batam Kota, Kompol  Firdaus mengatakan WM dan rekannya ditangkap karena terlibat aksi pencurian spesial pembobol kaca mobil dengan spesialis mobil merek Honda di beberapa tempat di Batam, .

Tersangka Wan Murdasi bersama rekannya juga telah sekian kali melakukan aksi pecah kaca mobil di lokasi keramian seperti di Megamall Batam, Mall Harbourbay dan Batuaji, dengan hasil puluhan juta.

" Dalam aksinya para tersangka ini menggunakan kunci sepesial yang dibuat sendiri. Sedangkan untuk targetnya adalah  khusus mobil bermerek Honda. Untuk aksinya mereka ini lebih kurang sudah 15 kali  melakukannya di beberapa lokasi Batam, seperti di Megamall Batam, Mall Harbourbay dan Batuaji," terang Kompol Firdaus

Terkait benar tidaknya salah satu dari tersangka adalah  seorang oknum PNS, Kompol Firdaus membenarkannya.

" Benar salah satu dari tersangka ini adalah merupakan oknum PNS bertugas di Satpol-PP di Pemko Batam. Dalam aksi mereka, oknum PNS ini berperan sebagai sopir, karena saat beraksi, mereka merental mobil," ujar Kompol Firdaus.

Lanjut Kapolsek menjelaskan,  keempat pelaku berhasil mengondol berbagai macam barang yang ada dalam mobil korbannya, seperti kamera, laptop, dan uang tunai.

Terakhir sebelum berhasil ditangkap, keempat tersangka ini beraksi di Mega Mall, saat itu mereka dari dalam mobil korbannya, hanya berhasil mengambil tas berisi pakaian.

"Aksi terakhir mereka berakhir di Mega Mall, Saat itu mereka berhasil mengambil tas namun hanya berisi pakaian. Salah seorang dari mereka ini juga murupakan resedivis dalam kasus pembunuhan," ucapnya.

Sementara itu, oknum Satpol-PP  mengaku melakukan hal tersebut akibat gajinya yang diterimanya setiap bulannya tidak mencukupi untuk membiayi hidupnya.

" Ini kulakukan karena gaji tak mencukupi untuk menutupi kebutuhan tiap bulan," ujar oknum yang sudah beberapa tahun PNS di Pemko Batam itu tertunduk sedih.(Ag)