Wednesday, 11 April 2018

Moeldoko Dorong Jurnalis Dapat Menulis Buku yang Berkualitas

 
{[["☆","★"]]}

Jenderal (Purn) TNI Moeldoko (kiri) saat menerima buku kamus Jurnalistik dari Hendrata Yudha (kanan).

Dinamika Kepri,  Jakarta - Kepala staf kepresidenan Jenderal (purn) TNI Moeldoko mengapresiasi jurnalis yang menyempatkan diri menulis buku jurnalistik.

"Mahkota wartawan itukan menulis buku,  apalagi menulis yang berkaitan dengan dunia jurnalistik. Tulisan berupa kumpulan pengalaman itu bisa menjadi pelumas untuk peningkatan kualitas jurnalis," kata Moeldoko setelah menerima buku Kamus Jurnalistik dari Hendrata Yudha Wakil Sekjen DPP AJO Indonesia Bina Wilayah Indonesia Barat, disela-sela pertemuan audensi dengan pengurus AJO Indonesia, Selasa (10/4/2018) di kantornya.

Menurut Moeldoko,  kompetensi jurnalistik setiap jurnalis harus dijaga dan ditingkatkan. Kecepatan melaporkan berbagai informasi dan peristiwa yang layak disampaikan kepada masyarakat, harus dijaga oleh jurnalis.

"Tantangan profesi jurnalis kedepan itu ada di masyarakat,  karena setiap masyarakat bisa melaporkan melalui media sosial dengan cepat. Jika kecepatan dan akurasi berita yang disampaikan masyarakat itu bisa mengalahkan produk jurnalistik, profesi jurnalis bisa kehilangan makna," kata mantan Panglima TNI itu.

Dalam pertemuan dengan pengurus  Asosiasi Jurnalistik Online Indonesia, Kepala Staf Kepresidenan tersebut juga berpesan, jurnalis harus turut menjaga marwah kehidupan demokrasi yang sudah baik.

"Pemerintah tidak anti kritik,  juga tidak mau jurnalis membuat berita yang bagus-bagus agar baik di mata pemerintah. Jurnalis adalah partner pemerintah membangun optimisme masyarakat supaya kehidupan ini menjadi lebih baik," tutup Moeldoko.

Rilis : DPP AJO Indonesia.