Friday, 13 April 2018

Kapolda Kepri Pesankan Tiga Hal Penting Direkrutmen Anggota Polri 2018

 
{[["☆","★"]]}

Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Didid Widjanardi, SH saat memberikan kata sambutan. 

Dinamika Kepri, Batam - Bertempat di GOR Temenggung Abdul Jamal, Muka Kuning, Batam, Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Didid Widjanardi, SH memimpin Kegiatan Pengambilan Sumpah dan penandatanganan Pakta Integritas Panitia, Orangtua/Wali dan peserta penerimaan Anggota Polri T.A. 2018, Jumat (13/4/2018).

Dalam sambutannya, Kapolda Kepri menyampaikan, perjalanan Polri di mana pergeseran Paradigma Polri menuju paradigma baru ialah merupakan implementasi dari tuntutan Reformasi Nasional atas lahirnya ketetapan MPR nomor VI tahun 2000 tentang pemisahan TNI/Polri dan ketetapan MPR Nomor VII tahun 2000 tentang peran TNI/Polri yang menjadi momentum yang baik dalam rangka penataan kelembagaan Polri khususnya merubah kultur Polri guna menuju Polisi Sipil (Civilian Police) yang profesional.

Peserta calon Polisi.

Di bidang rekrutmen calon anggota Polri yang berkualitas, baik itu dari aspek mental, kepribadian, jasmani maupun intelijensianya, maka proses penyelenggaraan penerimaan anggota Polri didasarkan pada prinsip-prinsip ”Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis” guna menjamin pelaksanaan prinsip tersebut.

Lanjutnya, dalam hal ini Polda Kepri telah mengimplementasikan salah satunya adalah melakukan kerjasama dengan pihak-pihak eksternal dalam rangka mengawal dan mengawasi pelaksanaan rekrutmen di Polda Kepri pada tahun 2018 ini melalui penandatanganan Pakta Integritas dengan 9 instansi.

Kapolda Irjen Pol Drs. Didid Widjanardi juga mengingatkan tentang pentingnya 3 hal yang menjadi perhatian dan penekanan di antarannya:

  1. Bagi seluruh Anggota Polri/ASN dan Panitia Polda Kepri, saya tekankan untuk mendukung terselenggaranya Rekrutmen Taruna Akpol, Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2018 ini. 
  2. Bagi para orang tua/wali calon peserta didik, pupuk serta tumbuhkan kepercayaan bahwa pelaksanaan proses Rekrutmen terpadu ini akan dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis, sehingga terwujudnya hasil rekrutmen yang Clear And Clean, serta unggul dan kompetitif.
  3. Kepada calon peserta yang melaksanakan seleksi sebagai anggota Polri, apabila calon peserta menggunakan Sponshorship/Koneksi dengan cara menghubungi via telepon/surat kepada panitia dan pejabat yang berwenang melalui orang tua/wali/keluarga atau pihak lain dikenakan sanksi diskualifikasi.
Turut hadir dalam acara ini, selain peserta juga dihadiri oleh para orangtua/wali peserta serta para pejabat utama dilingkungan Polda Kepri, Kapolresta Barelang, Ombudsman Kepri, Para Kepala dinas Kepri dan Kota Batam yang terkait, Rektor Universitas Internasional Batam, Perwakilan Ikatan Dokter Indonesia cabang Kepri, Himpunan Psikologi Batam, LSM FKPM Kepri maupun para panitia seleksi penerimaan Polri T.A. 2018.(Ag)