Monday, 5 March 2018

Sebelum Albert Adios Ginting Meninggal, Ternyata Istrinya Sudah Alami Firasat


Anak dan Istri tengah memandangi jasad almarhum dengan isak tangis saat di RS Budi Kemuliaan, Senin (5/3) siang. 

Dinamika Kepri, Batam - Sebelum Albert Adios Ginting, Pimpinan Redaksi Media Online Expossidik. com mengalami kecelakaan dan akhirnya meninggal, ternyata istri almarhum sebelumnya sudah mengalami firasat.

" Saya sudah merasakan firasat. Beberapa hari sebelum kejadian ini, di dalam rumah kami pernah bau amis darah. Saya juga tanyakan padanya kenapa rumah bau darah, namun dia menjawab tidak ada. Bahkan dia juga tidak biasanya padaku minta belikan baju baru motif baju kotak-kotak. Kata dia biar tampil beda katanya dia mau berangkat ke Jakarta," kata istri almarhum yang mana saat itu posisi Albert masih dirawat di ruang ICU RS Budi Kemuliaan, pada Minggu (4/3/2018) malam.

Tak hanya itu, tiket pesawat tujuan Jakarta juga sudah dipesan mendiang sebelumnya dengan jadwal keberangkatannya tanggal 5 Februari 2018.

" Padahal tiket pesawat tujuan Jakarta juga sudah dipesannya. Rencananya besok (5/3) Ia mau berangkat tapi malah kecelakaan," lanjutnya mengisahkan malam itu.

Albert Adios Ginting meninggal pada Senin 5 Maret 2018 siang. Ia meninggal akibat pendarahaan di bagian kepala (pendarahan otak).

Pendarahan otak itu terjadi akibat kecelakaan karena dihantam sepeda motor saat menyeberang jalan pulang belanja dari Pasar Botania, Batam Center pada Minggu (4/3) siang.

Baca jugaPimred Media Online Expossidik.com Meninggal Dunia, Begini Kronologisnya

Walau sempat menjalani operasi, di RS Budi Kemulian, Pelita, namun nyawa korban tabrakan ini, tidak dapat tertolong lagi.

Sesuai jadwal tiket pesawat yang dipesan alamarhum sebelumnya, harusnya ia saat ini sudah berada di Jakarta untuk menghadiri persiapan mengikuti Uji Kopetensi Wartawan (UKW) yang akan digelar oleh LPDS.

Namun takdir berkata lain, bukannya berangkat ke Jakarta, ia malah berangkat selamanya meninggalkan dunia ini.

"Manusia hanya bisa berencana, sedangkan keputusan akhirnya ada pada Tuhan yang maha esa," ucap pelawat saat di kamar mayat RS Budi Kemuliaan, sedih.(Ag)