Wednesday, 21 March 2018

Menjangkau Pulau, Bright PLN Batam akan Bangun Jaringan Listrik Bawah Laut Sekupang Belakang Padang


Manager of Public Relation bright PLN Batam, Bukti Panggabean, SH.,MH. 

Dinamika Kepri, Batam - Bright PLN Batam ternyata Batam terus melakukan upayanya dalam meningkatkan kualitas pelayanan prima kepada seluruh masyarakat Batam.

Belum lama ini,  terhendus kabar bahwa dalam waktu dekat ini bright PLN Batam  akan melakukan pemasangan jaringan listrik bawah laut untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi masyarakat yang bermukim di pulau - pulau di sekitar Batam.

"Benar, bright PLN Batam memang telah memproyeksikan itu. Pemasangan jaringan listrik ke pulau - pulau sekitar Batam nantinya akan dilakukan setelah jaringan bawah laut terpasang. Namun ada 2 alternatif, apakah nantinya akan memasang jaringan bawah laut ataukah langsung membuat pembangkitnya di sana, itu masih dibahas. Tapi itu tidak masalah karena itu perihal teknisnya saja, yang pasti akan dilakukan," terang Humas bright PLN Batam, Bukti Panggabean menuturkan saat di waktu senggangnya, di ruang kerjanya, Selasa (20/3/2018) sore.

Ketika ditanya kenapa baru sekarang rencana itu ada dan sebelumnya tidak, kata dia, mungkin itu dulu karena belum ada biayanya.

" Membuat jaringan listrik bawah laut biayanya jauh lebih mahal beda jauh bila dibandingkan membangun jaringan listrik di darat. Untuk membangun 1 kilo meter jaringan listrik bawah laut, taksirannya akan memakan biaya Rp 30 miliar, sedangkan jarak Sekupang ke Belakang Padang ada 3 kilo meter, nah kita bisa hitung sendiri berapa biayanya,   belum lagi pemasangan jaringan di darat," jelasnya.

Saat ini, jaringan listrik khusus daerah Belakang Padang dari Batam sudah ada. Namun tidak memadai untuk melayani penambahan pelanggan baru, sebab kemampuan kapasitas jaringan tersebut, hanya mampu mengalirkan 2 Megawatt (MW) atau 2 juta Watt (W).

Kata dia lagi, untuk saat ini listrik di Belakang Padang masih juga dikelola oleh Persero.

" Kalau yang kelola listrik di sana masih Persero, karena selain Persero sebagai induk PLN, jaringan yang ada di sana juga milik Persero. Cuma daya dari bright PLN Batam. Untuk daya listrik yang disalurkan ke sana, masih 2 MW," tutupnya.

Tak hanya itu, sampai 2019 nanti, bright PLN Batam juga telah menargetkan akan melayani seluruh pulau-pulau berpenduduk di seluruh Kepri. (Ag)