Saturday, 24 March 2018

Budi Mardiyanto Minta Pihak PT. Putra Kelana Gemilang Sementara Hentikan Kegiatan

 
{[["☆","★"]]}

RDPU membahas permasalahan lahan antara warga dan pengembang di ruang rapat komisi I DPRD Batam, Jumat (23/3/2018).

Dinamika Kepri, Batam - Rapat dengar pendapat umum (RDPU) membahas permasalahan lahan hak pakai oleh Budianto warga Telaga Punggur RT02/RT01 Kabil, Noungsa dengan pengembang PT. Putra Kelana Gemilang di komisi I DPRD Batam, berjalan dengan alot, Jumat (23/3/2018) sore.

Rapat tersebut tidak menemukan pencapaian di antara kedua belah pihak.

Pimpinan rapat Budi Mardiyanto SE yang juga ketua komisi I DPRD Batam, meminta agar RDPU tersebut kembali dijadwalkan.

Namun sebelum menutup rapat, Budi Mardiyanto dengan tegas meminta kepada pihak pengembang PT. Putra Kelana Gemilang agar sementara menghentikan aktifitas kegiatan di atas lahan, sampai menunggu ada hasil kesepakatan bersama.

Menurutnya, kegiatan harus dihentikan agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan di tengah masyarakat,  dan meminta pihak kepolisian sektor Nongsa untuk selalu mengawasinya.

Turut hadir di RDPU ini, dihadiri dari oleh pihak BP Batam, Badan Pertanahan Negara (BPN), Lurah Kabil, perangkat RT/RW, Perwakilan dari Kapolsek Noungsa, Warga Punggur, Budianto pemilik hak pakai lahan dan pihak pengembang.(Ril)