Monday, 12 March 2018

Bawa Sabu 981 Gram, Tersangka M Alias MADAT Bin MH Terancam Hukuman Mati


Pers rilis pemusnahan barang bukti narkotika jenis Sabu seberat 981 Gram di ruang Opsnal Ditresnarkoba Polda Kepri, Senin (12/3/2018).
Dinamika Kepri, Batam - Bersama Kabag Binopsnal Ditresnarkoba Polda Kepri AKBP Charles P Sinaga, SIK, MH, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kepri AKBP Edi Santoso, SH, dan Pengacara tersangka, melakukan Pers rilis pemusnahan barang bukti narkotika jenis Sabu seberat 981 Gram di ruang Opsnal Ditresnarkoba Polda Kepri, Senin (12/3/2018).

Sebelum pemusnahan dilakukan, kepada awak media, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kepri AKBP Edi Santoso menerangkan awal mula (kronologis) penangkapan tersangka  berinisial M Alias MADAT Bin MH.

Terang AKBP Edi Santoso, pada hari Selasa tanggal 13 Februari 2018 yang lalu sekira pukul 15.00 wib personil Subdit 2 mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada seorang Iaki-laki dengan ciri-ciri menggunakan sepeda motor Vario warna putih BP 38XX JG, menggunakan baju kaos warna putih, sering melakukan transaksi narkotika jenis sabu di Kawasan Panbil Mall.

Setelah itu personil Subdit 2 dipimpin oleh Kasubdit 2 melakukan pengecekan di Kawasan Panbil Mall, Dan sekira pukul 15.18 wib personil Subdit 2 melihat seorang laki-Iaki dengan ciri-ciri tersebut di atas sedang berada di Pintu Keluar Panbil Mall Kota Batam, Ialu Subdit 2 Iangsung melakukan penangkapan terhadap seorang laki-laki tersebut dan ianya mengaku berinisial M Alias MADAT Bin MH.

Setelah itu kemudian dilakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti diuraikan di dalam kolom barang bukti. Selanjutnya terhadap terlapor dan barang bukti diamankan ke Kantor Subdit 2 Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri guna penyidikan lebih lanjut, atas kejadian tersebut Pelapor melaporkan kejadian tersebut di SPKT Polda Kepri untuk membuat Laporan Polisi model A guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut di Ditresnarkoba Polda Kepri.

Dari tersangka Polisi berhasil mengamankan 6 bungkus plastic bening berisikan kristal bening diduga sabu seberat 981 Gram yang dibungkus dengan lakban wama hitam.

Atas perbuatannya tersangka dikenakan pasal Pasal 114 ayat (2), dan pasal 112 (2), Undang-undang Republik Indonesia No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman Pidana Mati, Pidana penjara seumur hidup atau pidana paling singkat 6 tahun, paling lama 20 tahun penjara.(Ril)