Sunday, 4 February 2018

Soal Taxi Online, DPD ADO Kepri Temui Dirjen Hubdat, Ini Hasilnya


Ketua DPD ADO Kepri Sopandi saat menemui Dirjen Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi, Jakarta, Jumat, (2/2/2018).

Batam, Dinamika Kepri - Dirjen Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi sebelumnya pada hari Jumat (2/2) melakukan pertemuan dengan para pengurus Asosiasi Driver Online (ADO) dari 13 Provinsi, salah satunya ADO dari provinsi Kepri.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Ketua ADO Kepri, Sopandi. Lalu Setibanya di Batam, Sabtu (3/2), kepada media Sopandi menjelaskan apa hasil dari pertemuan tersebut.

"Hasil pertemuan itu, Pak Dirjen mengatakan akan memberikan surat kepada setiap dinas perhubungan (Dishub) provinsi ataupun kota, agar sesuai peraturan menteri perhubungan republik indonesia nomor pm 108 tahun 2017 dilaksanakan dengan benar sesuai turunan dari pusat, dan masa transisi PM 108 berlaku hingga 1 maret 2018. Jika dianggap perlu, Kepri akan diberikan masa transisi khusus nantinya," kata Sopandi.

Mengenai polemik Taxi Online hingga pernah mengakibatkan terjadinya perusakan kendaraan. Kata Sopandi hal itu juga disampaikan pada pertemuan tersebut.

"Segala hal permasalahan terjadi, baik yang dilakukan oleh warga sipil ataupun penahan mobil yang dilakukan oleh Dishub kota Batam, semuanya kita sampaikan di situ. Namun ada beberapa poin inti kita yang sampaikan. Kita menyampaikan usul bahwa kita menginginkan masa transisi yang diberikan oleh Dirjen perhubungan darat terhadap kita sebagai pelaku usaha online, diperhatikan dan mendapat perlindungan dari Dirjen perhubungan darat karena selama ini kita menilai ada beberapa oknum di Batam yang sengaja berbuat pertentangan terhadap keputusan Dirjen perhubungan darat, sehingga menjadi kacau dalam pelaksanaan PM 108 itu sendiri," terangnya.

Lanjutnya menuturkan, Dirjen Hubdat Budi Setiyadi juga menyampaikan tidak ada tindakan apapun yang boleh dilakukan oleh siapapun di saat masih dalam masa transisi sesuai Permenhub  PM 108.

Sebagai tindak lanjut dari hasil pertemuan itu kata Sopandi, pihak Dirjen Hubdat juga akan menghimbau kepada dinas terkait untuk melaksanakan aturan sebagaimana yang telah diturunkan dari pusat.

Kata dia lagi, Dirjen Hubdat juga telah menggangap ADO sebagai salah satu asosiasi yang mendukung pelaksanaan PM 108. Tak hanya itu, dari hasil pertemuan bahwa Dirjen Hubdat juga akan menghimbau kepada setiap daerah dan akan selalu melibatkan ADO dalam penentuan kuwota di setiap daerah agar menghindari percaloan yang selama ini semakin marak.

Dari hasil pertemuan serta respon yang diberikan oleh Budi Setiyadi khususnya bagi Batam, Sopandi mengucapkan terima kasih.

"Kita dari DPD ADO Kepri tentunya sangat berterima kasih kepada pak Dirjen yang sudah menjadikan Batam sebagai prioritas dalam agendanya untuk menyelesaikan permasalahan ini. Dan kami akan selalu siap memberikan sosialisai PM 108 tahun 2017 di Batam dalam waktu dekat ini," ujarnya.

Sebelum mengakhiri, Sopandi juga menambahkan, bahwa semua laporan pihaknya tentang yang terjadi mengenai Taxi Online di Batam, janji Dirjen kepada ADO Kepri akan segera ditindak lanjuti.(Ag)