Monday, 26 February 2018

Masuk Perairan Indonesia, Kapal Ikan Asing MV. Fu Yu Diamankan KRI Sigurot-864


MV. Fu Yu diamankan TNI AL KRI Sigurot-864.

Dinamika Kepri, Tanjungpinang - KRI Sigurot-864 merupakan Satuan Kapal Patroli (Satrol) Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV, berhasil menangkap Kapal Ikan Asing karena diduga melakukan pelanggaran pelayaran diperairan Indonesia, Tanjungpinang, Senin (26/2/2018).

Diketahui kapal KRI Sigkrut-864 saat itu sedang melakukan Patroli Keamanan Laut dibawah kendali operasi Gugus Keamanan Laut Armada RI Kawasan Barat (Guskamlaarmabar).

Wadan Lantamal IV Kolonel Laut (P) Imam Musaini, mewakili Danlantamal IV Tanjungpinang, dalam keterangan persnya mengatakan Penangkapan berawal saat KRI Sigurot-864 sedang melaksanakan patroli.

Petugas melihat kontak kapal ikan, saat didekati kontak tersebut langsung berbalik arah menuju perairan Malaysia dan melakukan lego jangkar.

"Kapal menuju ke arah timur," kata Imam.

Kemudian KRI Sigurot-864 melakukan Intercept dan berhasil menghentikan kapal ikan berbedera Taiwan diketahui bernama MV. Fu Yu,  kapal mengangkut 10 orang ABK terdiri dari 2 Warga Negara Taiwan, 1 Warga Negara Cina, 4 Warga Negara Myanmar dan 3 Warga Negara Vietnam.

Wadan Lantamal IV Kolonel Laut (P) Imam Musaini saat memberikan keterangan kepada media.

Ketika proses pemeriksaan keadaan cuaca sangat buruk sehingga nahkoda MV. Fu Yu hanya menyerahkan dokumen kapal begitupun ABK. Personil KRI Sigurot-864 tidak ada naik ke kapal MV. Fu Yu.

"Saat itu terjadi blackout sehingga MV. Fu Yu bergerak menuju perairan Singapura," ucapnya.

Ia menambahkan Sigurot-864 melakukan pengejaran kembali dibantu KRI Pulau Rangsang-727.

Pada saat yang bersamaan pihak APMM berada tidak jauh dari posisi MV. Fu Yu yang masih berada di perairan Malaysia melakukan penangkapan.

Selanjutnya intelijen Koarmabar bersama intelijen Lantamal IV melakukan koordinasi dengan pihak APMM agar kapal tersebut dapat diserahkan kepada TNI AL.

Proses serah terima kapal berlangsung dari APMM diserahkan kepada TNI AL dan diterima KRI Pulau Rangsang-727. Kemudian kapal tersebut di kawal menuju Dermaga Fasharkan Mentigi Tanjung Uban.

KRI Sigurot-864 juga menemukan 4 dokumen dengan nama kapal yang berbeda di atas Kapal MV. Fu Yu.

"Her Yow No 3, Fu Chang No 6, Der Horn  569 dan Tian Zhi Xiang diduga digunakan MV. Fu Yu untuk mengelabui petugas," kata Iman.

Dari temuan tersebut, diduga kapal MV. Fu Yu melakukan pelanggaran pelayaran. Selanjutnya kapal MV. Fu Yu beserta ABK dikawal menuju Dermaga Yos Sudarso Markas Komando Lantamal IV untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. (Ril)