Friday, 23 February 2018

Kuasa Hukum Keluarga Deli Cinta Minta Rebutan Hak Asuh Anak Dihentikan Sementara


Nixson Sihombing, SH.

Batam, Dinamika Kepri -  Kuasa hukum keluarga almarhum Deli Cinta Sihombing (DCS), Nixson Sihombing, SH meminta suami korban sementara dapat menghentikan perebutan masalah hak asuh anak menunggu sampai sidang terhadap pelaku pembunuh DCS, selesai diputuskan Pengadilan.

" Pihak keluarga tidak pernah menghalangi suami korban untuk mendapatkan hak asuh anaknya. Bagaimanapun dia (Alfius=red) ayahnya, tapi alangkah baik sementara dipending perihal rebutan hak asuh anak tersebut karena saat ini pihak keluarga Deli Cinta masih dalam suasana berkabung. Air mata juga belum kering. Jadi ditunggu saja sampai sidang terhadap pelaku pembunuh Deli selesai diputuskan Pengadilan," kata Nixson Sihombing, SH kepada media, Jumat (23/2/2018) siang.

Lanjutnya, pihak keluarga juga tidak terima jika kematian korban disebut berhubungan dengan gigolo.

Foto Deli Cinta Sihombing (korban) semasa hidup. Sumber : FB.


Tak hanya itu, ia juga menduga pelaku pembunuh Deli lebih dari 1 orang.

"Dugaan saya pelakunya lebih dari 1 orang, karena tak mungkin 1 orang tak bisa dilawan korban sedangkan korban di masa hidupnya jago Karate," ucapnya.

Baca juga: Pembunuh Deli Cinta Sihombing Ditangkap, Kapolresta Barelang : Dia sudah mengaku

Lanjutnya, keluarga juga tidak terima jika kematian Deli dihubungkan dengan gigolo.

"Tak mungkin wanita muda dan cantik seperti Deli Cinta membutuhkan jasa gigolo. Menurut survei, wanita yang membutuhkan jasa gigolo itu adalah wanita kesepian rata-rata di atas umur 45 tahun. Jadi tak mungkin kematian Deli Cinta berhubungan dengan gigolo," tegasnya.

Menurut dia, hari Senin tanggal 26 Februari 2018 mendatang, keluarga besar Deli Cinta juga akan melakukan aksi demo ke Polsek Batuaji karena pasal yang dikenakan kepada tersangka telah dirubah.

"Berkasnya belum P21, makanya hari Senin mendatang keluarga korban akan  mendemo Polsek Batuaji. Demo itu dilakukan karena pihak keluarga mendengar pasal yang dikenakan kepada tersangka telah berubah," tutupnya.(Ril)