Tuesday, 13 February 2018

Empat Tersangka WNA dan BB Sabu 1 Ton Lebih Diserahkan ke BNN


Sesi foto bersama pada acara serahterima 4 tersangka WNA dan barang bukti Sabu 1 ton lebih dari Lantamal IV ke BNN RI, Selasa (13/2).

Batam, Dinamika Kepri -  Empat orang tersangka Warga Negara Asing (WNA) berkewarganegaraan Taiwan penyeludup Narkoba dan barang bukti (BB) berupa sabu seberat 1 ton 37 kg 581,8 gram hasil tangkapan KRI Sigurot – 864 dari TNI Angkatan Laut pada tanggal 7 Februari 2018  lalu, resmi diserahkan ke Badan Narkotika Nasional (BNN) RI.

Penyerahan ini dilakukan di Markas Komando (Mako) Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Batam, Tanjung Sengkuang dipimpin langsung oleh Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R.Eko Suyatno, SE.MM, Selasa (13/2/2018).

Penyerahan barang bukti ini diserahkan kepada pihak penerima yakni Badan Narkotika Nasional (BNN) RI  diwakili Penyidik Utama Direktorat P2 Deputi Bidang Pemberantasan Kombes Pol Sriana, SH disaksikan oleh Komandan Lanal Batam, Kasi Intelijen I Bea Cukai KPU Batam, Kabid Pemberantasan Narkotika BNN Provinsi Kepri, Perwakilan Dispamal dan para Perwira Staf di Lanal Batam.

Usai menyerahkan tersangka dan barang bukti, Danlantamal IV R.Eko Suyatno, SE menyampaikan bahwa Narkoba sejatinya adalah musuh negara.

" Narkoba sudah menjadi musuh negara yang paling berat dan harus diberantas. Dan alhamdulillah, tangkapan ini adalah merupakan hasil kerja keras yang luar biasa dari prajurit di lapangan serta sinergitas dengan BNN, Polri, Bea dan Cukai serta TNI AL. Selain itu pimpinan juga telah memberikan apresiasi atas keberhasilan ini," ujar Danlantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R.Eko Suyatno, SE.MM,

Lanjut Danlantamal IV, Ia berharap kepada seluruh prajurit dilapangan yang telah melaksanakan kerja dengan ikhlas supaya diberikan kekuatan dari Allah SWT sehingga dapat berprestasi lebih baik lagi sesuai dengan tugas dan bidang matra masing-masing, dan tentunya didasari dengan niat serta tujuan yang mulia.

Para tersangka dan barang bukti 1 ton Sabu ini adalah merupakan hasil tangkapan setelah pemeriksaan dan penggeledahan di kapal MV Sunrise Glory berbendera Indonesia dilakukan oleh tim AL dari kapal KRI Sigurot – 864 pada hari Rabu tanggal 07 Februari 2018 pukul 14.10 Wibdi perairan Selat Philip pada posisi 01˚ 08’ 722” Lintang Utara dan 103 ˚ 48’ 022” Bujur Timur.

Lalu dari hasil pemeriksaan bersama yang lebih intensif oleh Tim WFQR IV/Lanal Batam, BNN RI, Bea dan Cukai Pusat/Batam terhadap  Nahkoda, ABK, dokumen serta muatan diatas kapal, tim gabungan akhirnya berhasil menemukan barang bukti berupa Narkotika jenis sabu yang disembunyikan ditumpukan beras  di dalam palka bahan makanan.

Sedangkan untuk modus yang dipakai para tersangka yakni memakai modus dengan cara memakai kapal ikan lengkap dengan alat pancingnya dan mengganti-ganti bendera kapal sesuai zona laut negara yang dimasukinya.(Ril)