Thursday, 11 January 2018

Susila Brata : Pencapaian kinerja Bea dan Cukai Batam tahun 2017 melebihi target


Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe B Kota Batam, Susila Brata.

Batam, Dinamika Kepri - Berbanding di tahun 2016, proyeksi tahun 2017 Bea dan Cukai (BC)/Tipe B Batam, berhasil mendapatkan pencapaian melebihi target sebesar 106,57 persen, hal ini disampaikan oleh Kepala KPU Bea dan Cukai Kota Batam Susila Brata saat menggelar acara Cofee Morning di Aula lantai 3, Kantor Bea dan Cukai Batam, Batuampar, Kamis (11/1/2018) pagi.

"Paparan Capaian Kinerja Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam Tahun 2017, mencatat realisasi penerimaan mencapai 107,22 persen sebesar Rp 158,73 Miliar. Capaian tersebut juga telah melampui dari target APBN-P," terang Susila.

Capaian tahun 2016 sebesar 104,63 persen dari APBN, sementara capaian pada tahun 2017 sebesar 107,22 persen, tentunya capaian jauh lebih tinggi karna telah melampaui target sebesar 106,57 persen dari proyeksi penerimaan 2017.

“Capaian akhir tahun ini sebesar 107,22%, hal ini telah melampaui target sebesar 106,57%,” kata Susila.

Lanjut Susila, berdasarkan catatan realisasi bea keluar sebesar Rp 15,5 Miliar atau naik senilai 13,54 Miliar dari periode yang sama tahun 2016. Sehingga realisasi tersebut telah melampui target 119,87 persen .

Sementara, target penerimaan bea keluar hanya pada 4 bulan pertama yakni, bulan Januari hingga April, hal ini, dipengaruhi oleh harga CPO. Sedangkan, realisasi cukai telah mencapai Rp 8,31 Miliar atau menurun sejumlah Rp 2,61 Miliar dari periode yang sama yaitu tahun 2016.

KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam telah melakukan beberapa inovasi dalam meningkatkan pelayanan diantaranya, berupa implementasi PPFTZ 03 yang sudah berbasis online dan paperless.

“Kita akan melakukan beberapa inovasi untuk meningkatkan pelayanan, sehingga bisa bekerja seoptimal mungkin,” ujar Susila.

Susila menambahkan, katanya dengan bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pajak (Joint Endorsement), Implementasi PPFTZ 03 tersebut sesuai dengan PMK 120/PMK.04/2017 sebagai pengganti dari PMK 47/PMK.02/2012 yang diberlakukan sejak tanggal 4 November 2017.

Selain untuk menambah kemudahan dan kecepatan pelayanan di Bea dan Cukai Batam, tentunya dengan inovasi bisa dimanfaatkan untuk pengawasan fasilitas PPN.

Sementara itu, dalam hal penindakan periode tahun 2017 KPU bea dan cukai telah melakukan 868 (delapan ratus enam puluh delapan) kali penegahan, atau meningkat sebanyak 249.42% dibandingkan dengan penindakan tahun 2016 sebanyak 348 (tiga ratus empat puluh delapan) kali.

Dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan selama penindakan tahun 2017 adalah sebanyak 68,18 miliar.

Jumlah penindakan tersebut berupa, penindakan kepabeanan sebanyak 643 penindakan yang sebagian besar terdiri atas Handphone dan Ballpress.

Sedangkan, untuk penindakan cukai sebanyak 127 yang sebagian besar dari hasil tembakau dan MMEA.

Penindakan atas patroli laut sebanyak 59 terdiri dari barang campuran, serta NPP (Narkotika, Psikotropika dan Prekursor) sebanyak 39 sebagian besar dari metamphetamine, pil ekstasi happy five, ganja dan heroin.

Lokasi penindakan selama periode tahun 2017 dilaut adalah sebanyak 736 SBP, udara 75 SBP dan tempat lainnya 57 SBP dengan komoditi yang menonjol yaitu barang kena cukai, ballpress serta barang elektronik dan NPP .

Tak hanya itu, BC Batam terus melakukan perbaikan serta peningkatan pengawasan terhadap peredaran barang larangan tersebut, dengan cara pelatihan pegawai yaitu pelatihan penggunaan alat bantu ion scan, pengoperasian x-ray dan profiling penumpang yang berasal dari negara-negara High Risk.

Penajaman data terus dilakukan seperti updating dengan berbagai negara yang High Risk terhadap produsen dan kurir serta penadah NPP didalam negeri dan melakukan kerjasama dengan instansi terkait dengan cara pertukaran data, operasi bersama (Control Delivery) dan penindakan.(Ril)