Monday, 8 January 2018

Pangarmabar TNI Aan Kurnia Berikan Kuliah Umum di Umrah Tanjungpinang


Danlantamal IV R. Eko Suyatno, SE bersama jajaran melakukan foto bersama dengan Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat, Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos, usai acara kuliah umum dilakukan.

Tanjungpinang, Dinamika Kepri - Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., memberikan kuliah umum dengan tema “Peran Teknologi Dalam Kedaulatan Maritim Indonesia” kepada sejumlah mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) dan perwakilan siswa-siswi SMA Se-Kabupaten Bintan, di Auditorium Gedung Umrah, Tanjung Pinang, Senin, (8/1/2018).

Dalam pemaparannya, Pangarmabar menyampaikan gagasan tentang penting dalam rangka mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia yang dikenal dengan 4 Core Ideas, dimana 4 poin penting tersebut termuat dalam buku “Facing Global Maritime Fulcrum Between Threats And Opportunies”.

Dijelaskannya, gagasan 4 Core Ideas tersebut yaitu terdiri dari pentingnya pembentukan Pusat Informasi Maritim Indonesia (Indonesia Maritime Information Center/IMIC), pembangunan sistem sensor dasar laut dengan teknologi Coastal Acoustic Tomography (CAT) dengan konsep operasi Seabed Sonar, pembangunan Alur Pelayaran Tol Laut (APTL) dengan tujuan meningkatkan  Maritime Domain Awareness (MDA) serta pemanfaatan Strategi AS (Rebalancing Strategy) dan Strategi China (Strategic Silk Road, One Belt - One Road) untuk meningkatkan pembangunan dibidang ekonomi dan pertahanan.

Pangarmabar juga menjelaskan bahwa gagasan dan pemikirannya tersebut, muncul karena tertantang melihat begitu kompleksnya permasalahan di wilayah perairan Indonesia, khususnya di perairan wilayah Barat.

Katanya begitu banyak ancaman dan tantangan, serta peluang yang seharusnya dapat dimanfaatkan dari aspek maritim demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju.

Selain itu, Pangarmabar menyampaikan harapannya, ia berharap agar materi yang disampaikannya pada kuliah umum itu, dapat dijadikan sebagai sumber referensi, sekaligus inspirasi bagi para generasi muda, khususnya bagi mahasiswa, guna mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia,  dan mewujudkan kedaulatan Maritim dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan yang didapat selama melaksanakan pendidikan di Universitas Maritim Raja Ali Haji.

Lalu setelah Pangarmabar selasai memberikan pemaparan, kuliah umum tersebut lalu dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab.

Sebelum ditutup, para peserta yang mengikuti kuliah umum ini juga diberikan sertifikat dan Cindera mata oleh pihak Umrah dan diakhiri acara dengan melakukan sesi foto bersama. 

Turut hadir dalam kegiatan ini, selain para mahasiswa dan pelajar, juga dihadiri oleh Danlantamal IV Tanjung Pinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, SE,MM, Danguskamlabar Laksamana Pertama TNI Bambang Irwanto, M.Tr.Han, Kazona Maritim, Ir Armabar, Aslog Danlantamal IV Tanjung Pinang, Dansatrolarmabar, Dansatkatarmabar Rektor Umrah, Wakil Rektor UMRAH, Seluruh Dosen Umrah, Perwakilan pelajar SMAN 1 Tanjung Pinang, Perwakilan pelajar SMAN 1 Bintan dan Perwakilan pelajar dari SMAN 1 Topaya dengan jumlah peserta yang hadir kurang lebih dari 300 orang peserta.(Ril)