Friday, 5 January 2018

Di Kominfo Batam, Mulai Perangkat Komputer Diduga Rusak Hingga Judul Lelang Ganda

 

Batam, Dinamika Kepri - Dari 15 unit perangkat komputer yang disediakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pemerintah Kota Batam di Media Center di lantai I Gedung kantor Walikota Batam, 5 unit diantaranya yang dikhususkan bagi masyarakat pengakses situs Layanan Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik (LPSE) sejak setahun yang lalu, terlihat sejak tanggal 23 Desember 2017 lalu sampai hari ini, sudah tidak pernah terpakai lagi. Bahkan orang yang ingin menggunakannya kerap terlihat pergi dengan raut wajah kecewa.

Ada dugaan ke-5 perangkat komputer tersebut mengalami kerusakan, pasalnya kabel koneksi ke Internet terlihat sudah tidak terpasang lagi, tampak seperti pada gambar di atas.

Ketika dikonfirmasi, menjawab hal itu Kepala Badan Kominfo Kota Batam H. Salim, S.Sos, M.Si  kepada media ini mengatakan, tidak ada masalah dengan komputer khusus pegakses situs http://lpse.batam.go.id/eproc/ tersebut.

"Sampai saat ini tidak ada masalah. Semua komputer bagus tidak ada yang rusak. Memang jarang digunakan karena perangkat itu khusus untuk mengakses situs LPSE saja. Untuk mengakses internet memang tidak bisa sebab jaringannya langsung terhubung ke situs LPSE Pemko Batam," kata Salim melalui ponselnya, Jumat, (5/1/2018) sore.

Tidak hanya itu, ketika awak media ini menanyakan berapa biaya pembayaran paket internet perbulannya, Salim menjawab perbulanya Pemko Batam, membayar Rp 83 juta.

"Untuk pembayaran paket internet perbulannya Pemko Batam membayar sebesar Rp 83 juta, itu untuk pembayaran satu gedung kantor Walikota Batam, itu sudah termasuk dengan Media Center, tidak terpisah karena sistemnya paketan," ujar Salim.

Jika biaya paket Internet Pemko Batam Rp 83 juta perbulan, maka Rp 966 juta pertahunnya.



Lalu menanggapi adanya dua proyek lelang di satuan kerja Badan Kominfo Kota Batam yang memiliki judul sama "Belanja Langganan Internet, Kawat dan Faksimili" nomor lelang berbeda, nilai kontraknya juga berbeda diantaranya Rp 1,8 Miliar dan Rp 1,2 Miliar, kepada awak media ini Salim menjawab dengan mengatakan ucapan kata mungkin.

"Oh..mungkin yang satunya itu untuk lelang pengadaan link internet," kata H. Salim mengakhiri.

Aneh bin ajaib, harusnya selaku pimpinan yang menyelenggarakan lelang, Ia harus mengetahui secara pasti, tidak mengucapkan dengan kata mungkin.

Dari data LPSE Pemko Batam terangkum, kedua lelang judul sama Belanja Langganan Internet, Kawat dan Faksimili tersebut, totalnya mencapai Rp 3 Miliar penganggaran biaya dari APBD tahun 2018.

Kedua lelang ini  kini juga telah dimenangkan oleh satu perusahaan yakni PT APLIKANUSA LINTASARTA  beralamat di Jalan. MH Thamrin Kavling 3 Menara Thamrin Lantai 12, Kebon Kacang Tanah Abang, Jakarta Pusat.(Ag)