Monday, 29 January 2018

Bekerja Sama Dengan BC Batam, Polda Kepri Berhasil Gagalkan Penyeludupan 66 Kilogram Shabu Tujuan Jakarta


Polda Kepri dan Bea Cukai Expose penangkapan pengiriman shabu 66 Kilogram di lokasi Cargo Bandara Hang Nadim, Batam

Batam, Dinamika Kepri - Bekerja sama dengan Bea dan Cukai (BC) Batam dan Polresta Barelang, Ditresnarkoba Polda Kepri berhasil mengungkap penyuludupan Narkoba jenis Shabu seberat 66.043 gram (66 Kilogram=red) dari Cargo Bandara Hang Nadim, Batam dengan tujuan Jakarta.

Shabu 66.043 gram tersebut dikirim dari Singapura masuk ke Batam melalui jalur laut dengan menggunakan jasa ekspedisi oleh PT AEO.

"Berat shabu 66.043 gram. Barang ini berasal dari negara Singapura masuk ke Batam melalui jalur laut menggunakan jasa ekspedisi oleh PT AEO dan akan dikirim ke Jakarta," terang Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi saat Expose di lokasi Cargo Bandara Hang Nadim Batam, Senin (29/1/2018) siang.

Untuk mengelabui petugas, kata Kapolda, para tersangka memasukan Sabu tersebut ke dalam bungkusan deterjen Detergen Boom Super.

Dalam kasus ini dua orang telah ditahan. Diketahui ternyata kedua orang tersangka BW Alias AS Alias MS Alias FL Bin  Endri Mardianto (27) dan ZA Alias U Alias BP Alias AF Bin Mahyudin (28) diketahui adalah spesialis pengiriman Shabu antar provinsi dari Medan ke Jakarta, Jakarta ke Surabaya, Palembang ke Surabaya, Pekanbaru ke Surabaya, Pontianak ke Surabaya, Batam ke Tangerang dan Jakarta ke Banjarmasin dengan upah Rp 12 juta, Rp 14 juta  hingga Rp 120 juta setiap kali berhasil melakukan pengiriman.

Penyeludupan ini berhasil diungkap berawal dari hasil pemeriksaan X-Ray yang dilakukan oleh Petugas BC di Cargo Bandara pada tanggal 16 Januari 2018 yang lalu.

Barang Bukti (BB) Narkotika Shabu ini ditemukan terbungkus rapi di dalam 4 Kardus Expedisi milik (PT. IDL) Batam saat melewati X-ray.

Saat itu belum diketahui siapa pemiliknya, namun berkat adanya alamat tujuan pengiriman, petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri dan Petugas Bea & Cukai berangkat langsung bergerak ke Jakarta untuk melakukan penyelidikan.

Kemudian pada hari pada Jumat tanggal 19 Januari 2018 pukul 13.40 Wib, petugas akhirnya berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka BW dan tersangka Z Alias U yang mana saat itu hendak mengambil kiriman ke Gudang PT. DC di Jalan Pancoran 2 No. 3 Jakarta Selatan.

Setelah para tersangka ditangkap, petugas lalu membuka barang kiriman tersebut disaksikan kedua tersangka. Petugas lalu membuka kardus dan menemukan bungkusan Detergen Boom Power berisikan 62  paket bungkus Narkotika Jenis shabu dengan berat kurang lebih 66.043 gram.

Dari pengakuan tersangka kepada petugas, mereka hanyalah suruhan seseorang berisinial B yang saat ini masih buron (DPO). Lalu setelah penagkapan itu, para tersangka lalu dibawa ke Batam untuk diproses lebih lanjut.

Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Republuk Indonesia No.35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana hukuman mati.(Ril)