Saturday, 16 December 2017

Pagelaran International Culture Carnival 2017 Disambut Antusias Masyarakat Batam


Suasana acara International Culture Carnival 2017 saat antraksi di sepanjang jalan Imam Bonjol, Nagoya, Sabtu, (16/12/2017).

Batam, Dinamika Kepri - Acara puncak BP Batam International Culture Carnival 2017 yang digelar di sepanjang jalan Imam Bonjol, Nagoya, ternyata disambut antusias oleh masyarakat Batam maupun wisatawan asing, Sabtu (16/12/17) siang.

Melihat animo masyarakat Batam pada acara ini, pihak panitia dari BP Batam tentunya sangat mengharapkan menjadi daya tarik tersendiri untuk menunjang pariwisata di kota Batam.

Ini adalah event pertama kalinya dilaksanakan di Batam, namun tidak tertutup kemungkinan, acara seperti ini akan nantinya menjadi agenda tahunan BP Batam.

Selain itu, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Lukita Dinarsyah Tuwo saat kata sambutannya mengungkapkan, festival budaya tersebut adalah acara yang didambakan oleh masyarakat Batam, acara yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga berdampak pada peningkatan aktivitas perekonomian kota Batam.

"Dengan acara hari ini, hotel-hotel jadi penuh, rumah makan laris, semua dapat manfaat dari acara ini" kata Lukita.

Animona masyarakat yang hadir diakuinya menjadi pertanda kalau kegiatan yang menggabungkan karnaval dan budaya ini, dapat diterima oleh masyarakat.

Ia juga menuturkan, akan membuat kegiatan yang lebih meriah dipagelaran berikutnya.

Hadirnya event internasional seperti ini juga merubah citra Kota Batam menjadi kota Internasional yang menyajikan hal baru bagi wisatawan.

Dikesempatan yang sama, Menteri Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPAN-RB), Asman Abnur juga mengaku sangat senang dengan kondisi Batam saat ini. Ia menuturkan akan mendukung penuh semua acara-acara yang dapat memancing hadirnya gerak perekonomian di Batam.

Selanjutnya Ia juga mengapresiasi keberanian BP Batam dan dukungan dari Pemerintah Kota (Pemko) Batam yang selalu bahu membahu memajukan kota Batam.

"Akhirnya Batam bergairah lagi, saya sudah katakan harmonisasi adalah kunci untuk memajukan Batam, senang sekali melihat pimpinan kota ini bisa saling mendukung. Tolong buat event-event internasional seperti ini lagi di Batam, giatkan lagi ekonomi kreatif, kita sama-sama tahu kalau Batam ini banyak turisnya, nomor tiga terbanyak setelah Bali dan Jakarta" kata Asman.

Pantuan, sebanyak 127 kostum memeriahkan parade festival ini. Sedangkan pesertanya berasal dari Jember Fashion Carnival, Solo Batik Carnival, Sangsapurba, Tepak Sirih, Regali/Cogan, Makyong, Jong, Seafood Paradise dan parade kesenian nusantara.

Hadirnya beragam jenis dan model kostum festival budaya ini, BP Batam juga bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Karnaval Indonesia (AKARI) Kepri.

Tepuk tangan dan ungkapan kekaguman masyarakat yang hadir terdengar sepanjang pergelaran festival budaya ini.

Setiap momen dan gerak peserta festival tidak lepas dari tangkapan kamera penonton yang hadir.

Seperti yang dikatakan Fani, salah satu warga Tiban mengatakan bahwa dirinya sangat kagum melihat event dengan peragaan budaya tersebut.

"Even hari ini cukup menarik, Meski cuaca panas kita tetap santai," ucapnya.(Ril)