Sunday, 10 December 2017

Menko Perekonomian dan Menpan RB, Optimis Target Ekonomi Batam Naik 7 Persen Bisa Tercapai


Menko Perekonomian Darmin Nasution bersama Menteri Pendayagunaan dan Aparatur Negara Asman Abnur saat melakukan pertemuan dengan Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo dan para Deputi di kantor BP Batam, Batam, Kepri, Minggu (10/12/2017).

Batam, Dinamika Kepri - Seusai membuka acara internasional BP Batam Barelang Bridge Marathon 2017, Menko Perekonomian Darmin Nasution bersama Menteri Pendayagunaan dan Aparatur Negara Asman Abnur kembali melanjutkan kegiatannya dengan berkunjung ke kantor BP Batam untuk melakukan pertemuan dengan  Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo beserta Deputi, Minggu (10/12/2017) pagi.

Pada pertemuan itu, Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, bahwa pemerintah pusat untuk saat ini, tengah menaruh perhatian besar terhadap pengembangan kawasan Batam.

Kata Darmin lagi, Batam sebagai lokasi yang sangat strategis dan potensial, diyakininya akan mampu tumbuh kembali menjadi daerah yang menarik dengan suatu gebrakan atau konsep yang tepat untuk mengatasi kondisi perekonomian Batam, karena hirarkinya tujuan Batam didirikan adalah sebagai daerah industri dan mau tidak mau, harus membuat terobosan bagaimana supaya dapat lebih maju.

Lanjut Darmin mengatakan, selain berupaya untuk mengembangkan industri yang sudah ada, Batam juga harus membuka peluang baru.

"Batam harus berupaya membuka peluang baru dengan melakukan terobosan baru yakni mengembangkan sejumlah sektor industri lain seperti industri kreatif, e-commerce, industri migas, industri jasa kargo dan MRO (Maintanance Repair and Overhaul), serta yang paling utama adalah mengembangkan konsep potensial pelabuhan yang telah dimiliki seperti Pelabuhan Batu Ampar dan Tanjung Sauh," pesan Darmin.

Melihat prospek Batam, Menko Darmin dan Menpan RB Asman Abnur juga optimis bahwa perekonomian Batam kedepan akan dapat tumbuh sampai 7 persen, apalagi didukung dengan adanya konsep dan terobosan yang tepat dari hasil kerja keras pimpinan BP Batam dibawah Lukita saat ini.

Kedua Menteri itu berharap bisa BP Batam dapat menciptakan sinergi yang positif bagi semua pihak. Ditambah lagi dengan adanya Mall Pelayanan Publik Batam yang akan menjadi stimulus bagi kepastian berinvestasi di Batam untuk upaya memangkas perizinan yang lama dan berbelit-belit, tentunya akan memberikan kenyamanan bagi pada investor.

Lanjut Darmin lagi mengatakan, Batam adalah satu-satunya kawasan yang memiliki konsep bandara dan pelabuhan yang berdekatan dengan 2 negara tetangga, dan itu kata dia adalah menjadi kelebihan Batam tersendiri dari daerah lainnya.

Selain itu, bandara di Batam juga salah satu yang memiliki landasan pacu terpanjang di indonesia. Maka dengan membuat konsep yang tepat atau terobosan yang besar, maka kelebihan itu dapat dimanfaatkan untuk konsep pengembangan Batam sebagai Pusat Logistik kedepan.

Pengembangan Batam sebagai pusat logistic harusnya juga dapat menjadi program prioritas BP Batam.

Tidak hanya itu, Batam juga memiliki zona potensi lain yang bisa diunggulkan dan menjadi Multiplier Effect (ME) bagi peningkatan kinerja ekonomi Batam, seperti sektor pariwisata.

Dan untuk menggenjot meningkatnya jumlah wisatawan mancan negara datang ke Batam, maka BP Batam harus terus melakukan upaya membangkitkan sektor pariwisata di Batam, dengan menunjukkan pesona Batam kepada dunia internasional, melalui beragam acara besar yang diikuti peserta dari berbagai negara-negara besar tidak hanya di Asia, namun dapat hingga ke Eropa dan Amerika.

Sebelum mengakhiri, Menko Darimin juga memberikan apresiasi kepada Kepala BP Batam dan jajaran karena telah sukses mengadakan Barelang Bridge Marathon 2017, karena telah diikuti sekitar 1.200 peserta dari 19 negara seperti Asia, Eropa dan Amerika.

Darmin juga berpesan, agar  kedepannya BP Batam dapat membuat kegiatan serupa dan lebih besar tujuannya guna meningkatkan jumlah wisatawan mancan negara ke Batam.(Ril)