Monday, 18 December 2017

Lelah Naik Turun Tangga, Penumpang Tujuan Dumai Kutuki Pengelola Pelabuhan


Batam, Dinamika Kepri -  Setelah penumpang kapal fery merasakan sistem penyiksaan gaya baru ala gedung baru pelabuhan Domistik Sekupang dengan naik turun tangga, seorang ibu calon penumpang kapal tujuan Dumai, akhirnya bersuara dengan menggerutu ngomel sendiri sembari mengeluarkan kata-kata sumpah serapah kepada pihak pengelola pelabuhan saat menuju Dermaga, Senin, (18/12/2017) pagi.

Ketika ditanya awak media ini apa gerangan yang membuatnya, penumpang Dumai Line yang bersama dua anaknya itu menjawab, ia kesal karena pelayanan pengelola pelabuhan Domistik tersebut, telah membuatnya kelelahan.

"Bagaimana enggak marah mas, barang begini banyak, kita harus naik turun tangga, capek tahu! untung saja tangganya tangga berjalan, coba kalau padam listrik tangganya berhenti, kan repot?," katanya.

Ketika ditanya harapannya agar pelayanan pelabuhan dapat ditingkatkan, jawab dia, kalau bisa dibuatkan troli gratis seperti di Bandara.

'Kita ini penumpang harusnya dipermudah, bukan harus dipersulit seperti ini. Kita bayar loh? bukan gratis. Tiket kita beli, Peron masuk kita bayar. Tapi pakai naik turun tangga, maksudnya apa coba? Apakah pengelolah telah kerja sama dengan porter? Jangan begitulah, penumpang jangan dimonovoli. Bukan apa-apa, ini memang hal yang sepeleh tapi dampaknya sangat besar jika terus dibiarkan. Kasihan penumpang yang uangnya pas-pasan, banyak barang tapi tidak bisa bayar Porter, itukan sedih sekali perasaannya. Harapannya kalau bisa, tolong dibuatkan seperti sistem pelayanan di Bandara, ada troli barang gratis untuk penumpang," harapnya.

Menanggapi hal tersebut, salah satu petugas jaga pelabuhan berlogo BP Batam dibajunya yang sedang berjaga dilantai 1 ruang keberangkatan pelabuhan itu mengatakan, seperti itulah sistem pelayanan.

"Ya memang sistemnya seperti itu, terus mau apa lagi?," katanya balik bertanya.

Pantuan, belum lama gedung pelabuhan itu digunakan, namun sudah banyak mendapatkan protes dari penumpang.

Bukan hanya penumpang yang harus naik turun tangga, kondisi areal pakir kendaraan di pelabuhan ini juga sangat tidak aman.

Bebeberapa waktu lalu tepatnya pada hari arus balik penumpang lebaran idul fitri, banyak mobil yang terpakir digembosi oleh orang yang tidak bertanggung jawab di pelabuhan tersebut.(Ril)