Thursday, 23 November 2017

Satgas SBJ Ke-66 Sail Sabang 2017, Laksanakan Misi Kemanusiaan di Sumbar


Padang, Dinamika Kepri - Satgas (Satuan Tugas) Operasi Bhakti Surya Bhaskara Jaya ke-66 Sail Sabang 2017 dengan menggunakan Kapal Rumah Sakit KRI dr.Soeharso-990 tiba di Padang Sumaterabarat, selanjutnya satgas bergerak menggunakan kendaraan darat untuk melaksanakan misih kemanusiaan bhakti sosial di Pariaman, Kamis (23/11/ 2017).

Sejak pagi hari, ribuan masyarakat Pariaman, datang berbondong-bondong menuju tempat pelayanan kesehatan RSUD Dr. Sadikin dan diatas Kapal Ruma Sakit KRI dr.Soeharso-990.

Sedangkan penyuluhan kesehatan dilaksanakan di SD Pauh Barat, untuk sosialisasi penerimaan prajurit TNI AL dilaksanakan di SMUN 1 Pariaman,penyuluhan Hukum dan Bela Negara dilaksanakan di Aula DKP Pariaman.

Antusiasnya masyarakat Pariaman memanfaatkan kesempatan yang langkah ini berkat sosialisasi kerjasama dan koordinasi yang erat dengan pemerintah daerah setempat dan Satgas SBJ ke-66, bahkan beberapa spanduk terpampang dibeberapa tempat strategis untuk mengajak masyarakat agar memanfaatkan momen ini SBJ ke-66 yang dilaksanakan TNI AL diwilayah Pariaman.

Beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan antara lain perbaikan sarana prasarana perbaikan MCK umum,Beda rumah di Desa Marunggi dan Tim Kesehatan berhasil mengobati pasien umum 1000 orang, gigi 250 orang,bedah minor 80 orang,bedah mayor 15 orang,khitan 150 orang,bibir sumbing 30 orang,katarak 50 orang, Mow/Mop 2 orang jumlah total yang berhasil mendapat pelayanan tim kesehatan SBJ ke-66 sebayak 1595 Orang.

Selain itu unsur Satgas SBJ ke-66 pemberian Sembako, Penyerahan sumbangan paket ibadah ke beberapa Masdjid dan penyerahan Paket kepada para nelayan serta penyerahan bantuan Paket Olahraga sekolah dan masyarakat, pemutaran film dan promosi penerimaan prajurit TNI AL.

Salah satu Tokoh masyarakat setempat H. Sudirman dari Desa Ujung Batung Pariaman berterima kasih  terhadap Satgas SBJ ke 66 2017 kerjasama TNI AL dan beberapa Kementerian, BUMN, kalangan swasta ikut serta memberikan sumbangan terhadap masyarakatnya yang sangat membutuhkan kepada yang telah dititipkan kepada TNI AL untuk disalurkan, hal ini sangat berguna dan membantu terutama kalangan pelajar dan masyarakat kurang mampuh, utamanya pelayanan kesehatan yang sangat dibutuhkan masyarakat Pariaman yang dilaksanakan dengan tulus iklas dan tidak dipungut biaya gratis yang melibatkan dokter spesialis dari Jakarta ujarnya.

Pelayanan kesehatan juga di Tinjau Wakil Walikota Pariaman, Kadiskesal, Ketua DPRD kota Pariaman, Wadan Lantamal II Padang, Dansatgas SBJ ke 66 dan jajaran FKPD Kota Pariaman

Menurut Dansatgas Operai Bakti Surya Baskara Jaya ke-66 Kolonel Laut (P) Johanes mengatakan Operasi Bhakti TNI AL Surya Bhaskara Jaya merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan oleh TNI AL dalam mewujudkan kemanunggalan TNI AL dengan rakyat serta mewujudkan kepedulian TNI AL terhadap masyarakat didaerah pesisir/pantai dan pulau-pulau terluar dalam rangka membantu mempercepat pembangunan  sehingga diharapkan dapat membuka peluang usaha dan memberdayakan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan.

“Selain itu Pelaksanaan Operasi Bakti Surya Bhaskara jaya ke-66 pada tahun ini sekaligus merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Sail Sabang 2017 di wilayah Nangroe Aceh Darussalam dan sumatera Barat, dengan sasaran kegiatan berupa perbaikan ringan sarana dan prasarana umum, pelayanan kesehatan, penyerahan bahan kontak, penyuluan kesehatan, hukum dan potensi maritim, bela negara serta mempererat hubungan lintas sektoral antara masyarakat, instansi-instansi pemerintah daerah  dengan TNI AL,” ujar Dansatgas.

Sebelum mengakhiri, lanjut Kolonel Laut (P) Johanes mengatakan, Operasi Surya Bhaskara Jaya ke-66/2017 yang mereka lakulan ini adalah merupakan kegiatan yang sangat dibutuhkan masyarakat di daerah.

”Yang tidak kala pentingnya dalam Penyelenggaraan Operasi Surya Bhaskara Jaya ke-66/ 2017 merupakan kerjasama TNI Angkatan Laut dengan Kementerian Kordinator Maritim, Kementerian Kesehatan, BKKBN dan BPJS serta para donatur dan partisipan ini, artinya sangat berarti karena telah memberikan bantuan, baik berupa bahan kontak seperti peralatan sekolah, buku-buku pelajaran, sembako, obat-obatan dan berbagai kebutuan pokok lainya yang dibutuhkan masyarakat disetiap daerah sasaran." tutupnya. (Ril)