Monday, 13 November 2017

Pertemuan Warga Baloi Kolam Dengan Komisi I, Tidak Ada Hasil Kesepakatan

 
{[["☆","★"]]}

Batam, Dinamika Kepri - Setelah selesai melakukan aksi unjuk rasa di BP Batam, kurang lebih 500 an orang warga Baloi Kolam langsung mengarah ke kantor DPRD Kota Batam untuk menyampaikan permasalahan lahan yang mereka hadapi di tempat mereka bermukim, Senin (13/11/2017) siang.

Kedatangan warga baloi kolam tersebut langsung di sambut ketua DPRD Nuryanto dan beberapa anggota anggota Komisi I  beserta Kapolresta Barelang Kombes Pol. Hengki.

Tak lama berorasi di halaman kantor DPRD, sekitar 20 orang perwakilan warga warga Baloi Kolam dan tokoh Masyarakat langsung diarahkan masuk menuju ruang rapat Komisi I untuk mendengarkan aspirasi warga.

Dalam pertemuan tersebut sempat berjalan alot, pasalnya Budi Mardiyanto selaku pimpinan rapat sempat tercengang setelah mendengarkan pernyataan salah warga saat pertemuan mengatakan, Baloi Kolam bukanlah urusan DPRD Batam.

"Kami warga baloi kolam meminta kepada DPRD Kota Batam khususnya Komisi I DPRD Batam. agar jangan ikut campur dalam permasalahan lahan Baloi Kolam. Kami percayakan permasalahan lahan Baloi Kolam ini kepada BP Batam saja. Nama saya Agung dari LSM Gebrak dan juga perwakilan warga," kata Agung.

Mendengar pernyataan tersebut, pimpinan rapat dan beberapa anggota komisi I yang hadir, lalu meminta agar rapat tersebut segera diakhiri.

"Kalau seperti itu maunya, berarti rapat ini kita tutup sampai disini, dan disini juga kami garis bawahi, karena masyarakat yang meminta kami tidak perlu untuk ikut campur dalam hal ini berarti pertemuan ini kita akhiri," tegas Budi Mardiyanto.

Tak lama setelah itu, Ketua Komisi I DPRD Batam Budi Mardiyanto menutup pertemuan.(Ril)