Monday, 6 November 2017

Ketua Komisi I Minta Perusahaan Tidak Serahkan Penertiban Baloi Kolam ke Tim Terpadu


Batam, Dinamika Kepri - Berjalan sekitar 3 hampir jam berlalu, namun Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar komisi I DPRD Batam terkait rencana penertiban Ruli di RT03 dan RT10 RW16 Baloi Kolam oleh pihak perusahaan PT.Alfinky Multi Berkat, belum ada hasilnya, Senin (6/11/2017) sore.

Rapat yang dihadiri oleh Wakapolresta Barelang, bright PLN Batam, Kasat-Pol PP, BP Batam, Camat Batam Kota dan Lurah ini, juga sempat berjalan alot lantaran pihak BP Batam saat memberikan jawabannya tidak memuaskan bagi anggota dewan yang memberikan pertanyaan.

Rapat ini tidak hasil kesepakatan dengan alasan utamanya karena tidak ada perwakilan warga yang hadir saat itu.

Ketidakhadiran warga tersebut juga sangat disayangkan oleh Ketua komisi I DPRD Batam, Budi Mardianto.

Kata Budi dalam rapat, ketidakhadiran warga yang terkena penertiban, bukan kali ini saja, dimana rapat pertama sebelumnya, juga demikian.

"Ini sudah rapat yang kedua kalinya namun warga tidak hadir juga, bukan ini saja, sebelumnya juga demikian, padahal ini untuk kepentingan mereka. Kalau warga tidak hadir, bagaimana? Harusnya ada perwakilan warga yang hadir," kata Budi.

Selain meminta jangan melibatkan Tim terpadu untuk penertibannya, kepada pihak perusahaan Budi Mardianto juga meminta agar upaya penertiban Ruli diatas lahan seluas 9 Hektar tersebut dipending untuk sementara, menunggu ada hasil pada rapat berikutnya.

"Kalau boleh jangan diserahkan dulu ke Tim terpadu, karena kita masih akan menjadwalkan rapat selanjutnya. Maka itu harapan kami, dimohonkan juga agar suasana di lokasi, tetap aman dan kondusif," tutup Budi.(Ag)