Tuesday, 10 October 2017

Soal PT.Musim Mas, Jurado Siburian : Membuang Limbah B3 Sembarangan, Itu Bentuk Kejahatan

 

Lokasi Pembuangan Limbah B3 jenis Spent Bleaching Earth (SBE) PT. Musim Mas di TPA Punggur, Tampak Police Line telah terputus, Senin (9/10/2017).

Batam, Dinamika Kepri - Lokasi Pembuangan Limbah B3 jenis Spent Bleaching Earth (SBE) PT. Musim Mas di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Punggur, Kabil, Batam yang sebelumnya telah diberikan garis pembatas berupa police line oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), saat ini seiring berjalannya waktu, police line itu, tidak tampak terpasang lagi alias sudah terputus diterpa semilir tiupan angin sepoi-sepoi di senja hari.

Ada dugaan masalah pembuangan limbah industri minyak (CPO) dengan sembarangan ini, telah di peti Es kan ditutup rapat agar membeku.

Bagaimana tidak, pasalnya sudah berminggu- minggu usai diheringkan bahkan komisi III DPRD Batam sendiri sudah melaporkannya ke KLH di Jakarta, namun sampai saat ini belum ada sanksi baik terhadap perusahaan maupun menetapkan siapa tersangkanya.

Menurut Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 101 Tahun 2014, Limbah jenis SBE adalah limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) masuk kategori bahaya 2.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam Ir.Dendi Purnomo dan Pihak dari PT.Musim Mas saat menghadiri RDP tentang pembuangan limbah jenis Spent Bleaching Earth di TPA Punggur, di Komisi III DPRD Kota Batam, Senin (4/9/2017) yang lalu.

Namun sayang, walau menurut PP sudah dinyatakan sah limbah jenis SBE adalah limbah berbahaya, tetapi saat memberikan pernyataannya di rapat dengar pendapat (RDP) Komisi III DPRD Batam, Kepala Dinas Lingkungan Hidup kota Batam Ir.Dendi Purnomo saat itu ia masih juga menyangkalnya dengan berbagai banyak dalih mengatakan bahwa limbah SBE dari PT. Musim tersebut, bukanlah limbah B3.

Begitu juga dengan pihak perusahaan, saat itu dalam RDP juga mengatakan hal yang sama bahwa limbah SBE dari perusahannya, bukanlah limbah B3.

Membuang limbang jenis SBE dengan sembarangan pastinya akan menimbulkan pencemaran tanah yang akut dan akan mengganggu keberlangsungan hidup pada tumbuhan dan mahluk hidup di sekitarnya. Bahkan parahnya lagi Limbah SBE ini mampu menghancurkan peradapan hidup manusia kedepannya.

Anggota Komisi I DPRD Batam, Jurado Siburian,SH 

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Jurado Siburian,SH kepada media ini mengatakan, katanya membuang limbah B3 sembarangan adalah suatu bentuk tindak kejahatan dan pelakunya harus di pidana.

"Menurut Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009 pada pasal 1 ayat 2 dan pasal 97 tentang Pengelolaan lingkungan hidup (PPLH), sanksinya jelas, tindakan dengan sengaja membuang limbah B3 sembarangan, adalah tindak kejahatan dan harus di pidanakan, karena limbah B3 sangat membahayakan hidup orang lain dan lingkungan," kata Jurado.

Selaku komisi yang membidangi tentang perizinan, ketika ditanya apakah pihaknya dari komisi I juga akan melakukan pemanggilan terhadap PT.Musim Mas untuk izin pembuangan limbahnya, Jurado menjawab bertahap.

"Kita tunggu saja, bertahap agar tidak berbenturan dengan Komisi yang saat ini sedang menangani permasalahan limbahnya. Kami juga sudah mendengar perusahaan tersebut tidak mempunyai izin untuk itu." kata yang sebelumnya pernah bertugas di komisi III itu mengakhiri.(Ril)