Friday, 27 October 2017

SK Panitia Pemilihan RT Dibatalkan, Warga Geruduk Kantor Lurah Patam Lestari


Batam, Dinamika Kepri - Akibat Surat Kuasa (SK) Kepanitiaan Pemilihan RT dibatalkan sepihak oleh Lurah, bersama warga Kavling Mentarao, Ketua pantia pemilihan RT 03 dari RW 10 Bambang Handoyo sekitar pukul 9 : 00 Wib pagi, menggeruduk Kantor Kelurahan Patam Lestari, Sekupang Batam, Jumat (27/10/2017).

Namun sayang, kedatangan warga ini, Lurah Patam Lestari Kamaluddin,SE, ternyata sedang tidak berada di kantornya.

Menurut salah satu pegawai kelurahan tersebut kepada warga, Lurah sedang melakukan rapat di kantor Pemko Batam.

Kedatangan warga tersebut kata Bambang Handoyo tujuan untuk mempertanyakan dasar dari pencabutan Surat Kuasa (SK) Panitia Pemilihan RT 03 yang telah diterima dia sebelumnya, karena menurutnya pembatalan SK itu dilakukan Lurah dengan sepihak, tidak ada pemberitahuan baik kepadanya, maupun kepada para calon RT 03.

"Kami datang untuk mempertanyakan dasar pembatalan SK kepanitiaan pemilihan RT 03 dari RW 10. Ini sepihak sebab tidak ada pemberitahuan. Kami merasa heran saja, kenapa Lurah membatalkannya, padahal dia yang menyuruh agar segera membentuk panitia pemilihan, tapi malah dia pula yang membatalkannya, ada apa ini?," kata Bambang penasaran.

Bambang Handoyo.
Tidak menunggu lama, kedatangan warga ini juga lansung mendapatkan penjagaan dari Intel dan Babinkamtibmas Patam Lestari, dari Polsek Sekupang.

Kepada polisi, Bambang Handoyo menceritakan tujuan kedatangan mereka. Setelah mengetahuinya apa tujuannya, Babinkamtibmas lalu mengajur warga pulang dulu, karena lurah sedang tidak berada di tempat.

"Kita baru mendapatkan kabar bahwa bapak Lurah saat ini masih melakukan kegiatan olah raga. Sementara warga boleh pulang, kalau mau datang, nanti saja sekitar  jam 13 : 30 Wib," anjur Babinkamtibmas Sekupang kepada warga.

Tidak hanya kepada petugas polisi, salah satu warga yang hadir saat itu juga mendapatkan pesan singkat via Hp dari Lurah dengan isi pesan yang sama.

Tak menunggu lama, setelah menerima anjuran dari petugas polisi dan pesan singkat dari lurah warga langsung membubarkan diri.

"Harus kita hargai anjuran itu, makanya ini kita pulang dulu, sesuai arahan tadi, nanti jam 13 : 30 Wib, kita akan datang lagi karena permasalahan ini perlu ada penjelasan dari Lurah, jangan seenaknnya saja, dia yang suruh dia pula yang membatalkan," tandas Bambang.