Wednesday, 4 October 2017

Saat RDP, Elektabilitas Pejabat Damkar Dukung Pemko Batam Ternyata Sangat Minim



Anggota Komisi II DPRD Batam, Mesrawati Tampubolon saat melakukan RDP Distribusi Damkar, Senin (2/10/2017) siang.  

Batam, Dinamika Kepri - Dari hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi II DPRD Kota Batam dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas pemadam kebakaran (Damkar) kota Batam dalam membahas tentang distribusi, terkuak bahwa elektabilitas para pejabat Damkar untuk mendukung Pemko Batam guna meningkatkan Pendapatan Daerah, ternyata sangat minim, pasalnya dari 2000 obyek wajib distribusi yang ada dan  500 obyek yang ditargetkan, kemampuan mereka hanya mampu menangani 170 an obyek dengan target pencapaian Rp 500 juta pertahun.

Diduga selain minim kemampuan menyokong program pemerintah kota Batam, pada rapat ini juga ditemukan data-data yang menunjukan yang sangat miris, pasalnya sebagian pejabat di Damkar tersebut, ternyata tidak bekerja pada tupoksinya masing-masing.

Dari berkas yang didapati saat itu, ada yang jangkal karena berkas ditandatangani oleh pegawai yang tidak berwenang. Yang seharusnya ditandatangani oleh Kadis, Kabid dan Kasi, namun ditandatangani seorang staf karena Kepala Dinas Damkar Batam, Azman melakukan penunjukan langsung kepada stafnya, tanpa memfungsikan tugas dari Kabid dan Kasinya.

Kepala Dinas Damkar Batam, Azman
Dengan adanya temuan itu, rapat yang dipimpin Edward Brando,SH dan  juga dihadiri oleh Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) dan Inspektorat kota Batam ini, juga sempat berlangsung tegang dan membuat Mesrawati Tampubolon jadi berang.

Selain itu, Edward Brando,SH juga menemukan data daftar tagihan yang belum ditagih sejak tahun 2013 yakni sebesar Rp 137 juta, namun tidak dilengkapi dengan laporannya. Azman yang juga hadir saat itu mengatakan secepatnya ia melengkapinya.

Sebelum menutup rapat, Edward Brando,SH juga berpesan agar dapat bekerja secara aturan. Selai itu ia juga meminta agar Dinas pemadam kebakaran dan komisi II senantiasa bersinergi untuk mendukung program pemerintah kota Batam.(Ril)