Monday, 16 October 2017

Oknum Ojek Pangkalan Pembakar Motor Sendiri Akhirnya Diamankan Polisi

 
{[["☆","★"]]}

Kapolsek Batam Kota, Kompol Firdaus.
Batam, Dinamika Kepri - Untuk mengkondusifkan situasi, oknum ojek pangkalan pembakar motor sendiri di depan kantor Ojek Online di Batam Center, akhirnya diamankan oleh pihak Kepolisian sektor Batam Kota, Senin (16/10/2017).

Saat ini oknum ojek panggkalan tersebut, telah menjalani pemeriksaan di Mapolsek Batam Kota dan itu dibenarkan oleh Kapolsek Batam Kota, Kompol Firdaus.

"Benar, saat oknum ojek pangkalan yang melakukan pembakaran motornya sendiri di depan kantor ojek online di Grand Niaga Batam Center itu, sudah diamankan. Kalau dari pengakuannya, ia melakukannya karena kesal terhadap ojek online yang masih saja beroperasi sedangkan kantornya sudah ditutup pemerintah kota Batam," ujar Firdaus.

Selain itu, agar masalah ini tidak berkembang, Kompol Firdaus juga menghimbau agar masyarakat Batam dapat menahan diri khususnya bagi para ojek Pangkalan dan ojek online, tidak mudah terprovokasi.

Menanggapi kejadian ini, Ketua Komisi I DPRD Batam, Budi Mardianto, SE sangat menyayangkannya. Ia mengatakan baiknya pelaku diproses secara hukum.

"Tidak bisa seperti itu, karena itu namanya memprovokasi yang lain. Kalau menurut saya baiknya yang bersangkutan tersebut diproses secara hukum," kata Budi Mardianto.

Lanjut Budi, harusnya berpikir bagaimana agar dapat bersaing sehat, karena tidak mungkin mundur, sedangkan technologi terus berkembang.

" Kita bukan bela siapa benar siapa salah. Kalau disinggung masalah izinnya, ojek pangkalan juga tidak ada izin. Tetapi bukan itu masalahnya. Harusnya berpikir bagaimana agar dapat bersaing sehat, karena kita tidak mungkin mundur, sedangkan technologi terus berkembang. Kita harus menerima kenyataan itu. Nah ini yang harusnya diperhatikan ojek pangkalan agar bisa membuat edukasinya sendiri seperti ojek online. Awak ojek online juga masyarakat Batam begitu juga dengan ojek pangkalan. Lagian percuma saja mendesak pemerintah kota Batam untuk menghentikan Ojek Online karena izinnya dikeluarkan oleh pusat dari Kementrian Komunikasi Dan Informatika," ujar Budi Mardianto menanggapi.

Sebebelumnya, padi tadi sekitar pukul 11: 00 Wib, kejadian mengejutkan telah terjadi dimana salah seorang ojek pangkalan membakar motor sendiri di depan kantor ojek online Batam Grand Niaga Mas Batam Center, alasan karena kesal.

Tidak tahu apa tujuan pastinya, namun dari pengakuannya kepada polisi, ia melakukannya karena kesal terhadap ojek online yang saat ini masih terus beroperasi.(Ril)