Monday, 2 October 2017

Korban PHK Sepihak PT. Adira Finance : Jika tidak setuju, Kami diancam akan dipolisikan

 

Suasana Pertemuan anggota Komisi IV dengan beberapa perwakilan korban PHK sepihak PT.Adira Finance saat diruangan komisi IV, Senin (2/10).

Batam, Dinamika Kepri - Terungkap, di saat melakukan pertemuan dengan beberapa anggota komisi IV DPRD Batam yang diterima oleh Udin P Sihaloho.SH, Aman.S.Pd, Ir.Riky Indrakari dan Suardi Tahirek.SE diruangan komisi IV, saat itu para korban yang mengaku telah di PHK sepihak dari PT. Adira Finance Batam mengatakan, mereka telah mendapatkan tekanan yang mengerikan dari pihak perusahaan.

"Kami ditekan dengan ancaman akan dipolisikan oleh pihak perusahaan jika tidak setuju menandatangani surat yang berisikan jumlah nominal pesangon yang akan diberikan oleh perusahaan, padahal jumlah yang diberikannya itu juga tidak sesuai. Maka dalam hal ini kami merasa telah dijebak oleh mereka, jadi adapun surat yang kami tandatangani saat itu, bukanlah keinginan kami, kami menandatanganinya karena diancam," terang salah seorang wanita dari perwakilan korban PHK kepada para anggota komisi IV saat itu, Senin (2/10/2017) siang.

Baca juga : Soal PHK Sepihak PT.Adira Finance Berlanjut, Korban Curhat ke DPRD Batam

Dan yang lebih mirisnya lagi, pengakuan para korban PHK ini juga mengatakan bahwa pengaduan mereka ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kota Batam, juga sudah ditolak oleh Disnaker tampa alasan yang jelas.

" Kami juga sudah pernah mengadukan hal ini ke Disnaker, namun sayang, aduan kami juga ditolak tampa ada lasan yang jelas." terangnya lagi.

Ternyata yang lebih parahnya lagi, mereka ini juga mengaku bahwa kejadian PHK sepihak seperti mereka alami saat ini, bukanlah yang pertama kali terjadi.


" Ini bukanlah yang pertama kali, pasalnya selama kami bekerja di perusahaan itu, perusahaan sudah sering melakukan kepada karyawannya yang lain," ungkap mereka.

Baca juga : PT. Adira Finance Cabang Batam, PHK 22 Orang Karyawannya Tampa Pemberitahuan


Mendengar itu, Udin P Sihaloho akhirnya menunjukan raut wajah kekecewaannya, kata dia harusnya tidak bisa seperti itu.

"Disnaker tidak bisa seperti itu, harusnya ditanggapi, okeylah masukan saja permohonan hearingnya agar bisa segera dirapatkan. Kita akan panggil pihak perusahaan itu," tegas Udin P Sihaloho.

Sebelum mengakhiri pertemuan tersebut, kepada komisi IV para korban yang mengaku telah di PHK sepihak ini dengan sangat meminta untuk dapat dibantu dan dijembatani, agar pihak perusahaan dapat memberikan hak pesangon mereka sesuai dengan aturan yang berlaku.(Ag)