Friday, 20 October 2017

Hatanto Reksodipoetro : Saya Tidak Tertarik Dengan Dunia Politik


Tim HTT Cs.

Batam, Dinamika Kepri - Setelah jabatannya berakhir di BP, ketika ditanya apakah sesudah ini ada niat bergabung ke dunia politik, mantan Ketua BP Batam Hatanto Reksedipoetro kepada media dengan tegas mengatakan, kalau ia tidak tertarik dengan dunia politik.

 "Saya tidak tertarik dengan dunia politik, lebih baik menjalani masa pensiun, tiap hari bisa dekat dengan cucu," ujar Hatanto Reksedipoetro senyum kepada awak media saat menggelar Konfrensi Pers di Gedung Bifza BP Batam, Rabu (18/10/2017) sore.

Sama halnya dengan para mantan Deputi lainnya yang saat itu semua hadir, juga ikut tersenyum mendengarkan ucapannya.

Masa kerja Hatanto Reksedipoetro dan Timnya (HTT Cs=red) di BP Batam saat ini, Kamis (19/10/2017) telah berakhir, dan telah digantikan oleh pejabat yang baru yakni dipimpin oleh Lukita Dinarsyah Tuwo.

HTT Cs 19 bulan telah bertugas di BP Batam. Banyak terobosan baru yang telah dilakukan contohnya melakukan peningkatan sistem kemudahan layanan diberbagai bidang, peningkatan nilai ekspor, peningkatan nilai Invenstasi Asing (PMA), perbaikan layanan Lalu Lintas Barang, Percepatan Perizinan dengan sistem i23J dan KLIK, Pelayanan Pelabuhan, Lahan, Rumah Sakit, Daerah Tangkapan Air dan menerima penghargaan Wajar Tampa Pengecualian (WTP) dari BPK.

Itulah pencapaiannya, tapi sayang, semuanya itu terkesan hanya ke sia-siaan di mata masyarakat Batam. Bagaimana tidak, harusnya masyarakat mengapresiasi pencapaian itu, tetapi ini tidak, masyarakat malah terus mendesak agar Menteri Perekonomian, secepatnya dapat menggantikan mereka.

Selain dianggap hanya sia-sia, Ia dan Timnya juga dituding masyarakat sebagai pemicu merosotnya ekonomi di Batam, apalagi sejak dikeluarkannya kebijakan Perka tentang kenaikan tarif UWTO baru hingga kenaikan150%, melakukan kebijakan menarik setiap lahan tidur, hingga merevisi Perka No.19 tahun 2016 berkali-kali.

Kendati demikian, HTT Cs tampak tidak menaruh rasa benci sedikitpun terhadap warga Batam. Bahkan sebelum mengakhiri konfrensi Pers, melalui media, Hatanto mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh masyarakat Batam.

“Kami datang  dengan Kulo Nuwun, pergi juga dengan Kulo Nuwun. Kami datang dengan tegak, pergi juga dengan tegak. Kami permisi pamit, terima kasih kepada seluruh masyarakat Batam, kami sangat mengharapkan semoga Batam ini kedepannya dapat lebih maju lagi," tandasnya.

Pribahasa mengatakan, "Yang berlalu biar berlalu, mari kita buka lembaran baru", kemungkinan demikianlah saat ini tengah dirasakan oleh masyarakat Batam sejak HTT Cs telah diganti, para Warganet diberbagai media sosial di Batam khususnya pengguna WA, kini bahasanya sudah enak dibaca jika dibandingkan sebelumnya. (Ril)