Monday, 18 September 2017

Ambil Penumpang di Kawasan Bandara, Awak Ojek Online Dipukul Supir Taxi

 
{[["☆","★"]]}

Batam, Dinamika Kepri - Kisruh antara jasa transportasi Ojek Online (Go-Jek) dengan transportasi Konvensional Taxi Bandara, kembali terjadi hingga berujung pada main hakim sendiri hingga pengemudi Taxi dilaporkan awak Go-jek ke Polisi, Senin (18/9/2017) siang.

Kejadian ini bermula pada pukul 10.30 WIB,  Saat korban, Asrul Sani awak Go-jek mendapatkan pemesanan dari penumpang di Kawasan Bandara.

Tak mau cari masalah, Asrul Sani akhirnya mengarahkan penumpang tersebut untuk menunggunya diluar yakni  tepatnya di Bundaran Rajawali tujuannya untuk menghindari perselisihan dengan pengemudi Taxi Bandara.

Namun di saat penumpanh sudah menaik dan berjalan beberapa meter dari bundaran, kemudian motor Asrul dihentikan oleh seorang pengemudi Taxi Bandara dan langsung melakukan pemukulan pada helmnya.

Setelah menerima pukulan itu,  korban langsung meninggalkan penumpang dan kendaraannya, lalu berlari ke arah hutan yang berada sekitar Bandara.

Mendengar ada pemukulan, Bripka Harmoko Sihombing yang kebetulan melintas saat itu langsung mengamankan kendaraan korban dan membawanua ke Mapolsek Bandara.

Namun setelah berselang sekitar satu jam dari itu, puluhan orang mengatasnamakan solidaritas Gojek mendatangi Polsek KKB untuk menanyakan siapa pelaku pemukulan tersebut.

Namun setelah melakukan mediasi dengan Kanit Binmas Bandara Hang Nadim beserta personil KKB maupun simpatisan Gojek, akhirnya semua membubarkan diri dengan tertib.

Kapolsek Kawasan Bandara Hang Nadim, Iptu Bertty memaparkan katanya proses hukum tetap berjalan sesuai prosedur yang berlaku di Kepolisian dan pelaku pemukulan akan tetap ditindak tegas.

" Pelakunya akan tetap ditindak tegas, selain itu, jangan mudah terpancing dengan informasi atau kabar yang membuat situasi menjadi keruh, dan jangan sekali - sekali terpancing oleh provokasi," kata Iptu Bertty.

Qori selaku korlap GoJek juga  menuturkan kepada seluruh pengemudi GoJek juga menghimbau agar melakukan aktifitas seperti biasa dan tidak terprovokasi karena hal tersebut sudah ditangani oleh pihak yang berwajib.

" Ayo bubar, lakukan kegiatan seperti biasa, jangan sampai ada yang terprovokasi terpancing emosi, kita tunggu saja dan berikan support kepada pihak yang berwajib melaksanakan tugasnya," ucap Qori. (Ril)