Monday, 25 September 2017

Akhirnya Pria Penyebar Konten Video Porno Dengan Pemerasan Ini, Berhasil Dibekuk


Batam, Dinamika Kepri - Setelah dicari bermingu-minggu, Penyebar konten Video Porno dengan pemerasan beranisial MSS (31), akhirnya ditangkap oleh Dit Reskrimsus Polda Kepri di Bandung, demikian terang Kabid Humas Polda Kepri  Kombes Pol Drs. S. Erlangga, Senin (25/9/2017) siang kepada media.

Saat ini pria tersebut telah berada di Sel tahanan Polda Kepri guna dilakukannya pemeriksaan lebih lanjut. Pria ini ditangkap oleh Tim Ditreskrimsus Polda Kepri pada Jumat 22 September 2017 yang lalu, saat berada di Bandung.

Pria ini ditangkap yakni berdasarkan laporan polisi : LP-B / 12 / VII / 2017 / Polsek Siantan / Res-Anambas tanggal 29 Juli 2017 yang lalu.

Kronologis sebelum ditangkap, pada hari Kamis tanggal 29 Juni 2017 tersangka dan korban Inisial RS, Perempuan (27) sama-sama berangkat ke Hongkong. Kemudian tersangka memaksa korban melakukan hubungan layaknya suami-istri dan direkam oleh tersangka.

Selanjutnya tersangka meminta korban untuk menandatangani surat yang berisi pengakuan hutang korban kepada tersangka sebesar Rp 400 juta dengan mengancam agar video tidak disebarkan.

Kemudian pada tanggal 12 Juli 2017 tersangka mengancam akan menyerbarkan video porno dan foto bugil korban ke orang lain melalui pesan whatsapp ke HP milik korban. Lalu Pada tanggal 14 Juli 2017, korban mengirimkan uang sebanyak Rp 10 juta ke rekening tersangka.

Setelah pada tanggal 16 Juli 2017, tersangka mengirimkan pesan lagi berisi video porno dan bugil milik korban ke HP korban dengan kembali mengancam akan mengirimkan kepada orang lain jika korban tidak membayar hutangnya yang sebanyak Rp 400 juta tersebut.

Tidak sampai disitu, lalu pada tanggal 29 Juli 2017 tersangka ini juga mengirim video porno dan foto bugil korban kepada kakak korban. Selain itu pada tanggal 7 Juli 2017, tersangka juga mengirimkan video porno dan foto bugil korban tersebut ke beberapa nomor teman korban.

Dari tersangka polisi mengamankan barang bukti (BB) berupa 6 unit Handphone, 4 buah akun email, 1 lembar bukti transfer, 1 buah rekening koran, dan 1 rangkap surat pengakuan hutang.

Atas perbuatannya, tersangka ini akan dikenakan pasal 45 Ayat (1) Jo dan/atau Pasal 45 ayat (4) Jo dan/atau Pasal 45B UU RI No 19. Tahun 2016 tentang ITE.(Ril)