Tuesday, 22 August 2017

Walau Fraksi PDIP menolak, APBD Perubahan Batam Tahun 2017 tetap disahkan

 
{[["☆","★"]]}

Usai penandatangan APBD Perubahan Batam Tahun 2017, Walikota Batam Muhanmmad Rudi.SE, Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto.SH,  Wakil ketua DPRD kota Batam Zainal Abidin dan Iman Sutiawan, melakukan salam kompak, Selasa (22/8/2017) sore.
Usai penandatangan APBD Perubahan Batam Tahun 2017, Walikota Batam Muhammad Rudi.SE, Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto.SH,  Wakil ketua DPRD kota Batam Zainal Abidin. SE dan Iman Sutiawan. SE melakukan salam kompak, Selasa (22/8/2017) sore.

Batam, Dinamika Kepri - Setelah kemarin pada Senin 21 Agustus 2017 sempat ditunda karena jumlah anggota dewan tidak memenuhi jumlah forum, dalam Rapat Paripurna ke-9 di agenda mendengarkan pendapat Walikota Batam tentang Ranperda pendidikan usia dini Holistik dan Integratif,  APBD Perubahan Batam Tahun 2017, akhirnya ditandatangani oleh Walikota Batam Muhammad Rudi. SE, Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto.SH dan 2 wakil ketua DPRD kota Batam, Selasa (22/8/2017) sore.

Pengasahan APBD Perubahan Batam Tahun 2017ini dilakukan setelah jumlah anggota dewan yang hadir imemenuhi jumlah forum yakni dari 50 anggota dewan, dihadiri sebanyak 30 orang.

Namun sebelum pengesahan ini dilakukan, Udin Sihaloho. SH anggota komisi IV dari Fraksi PDIP, sempat melakukan intrupsi dan memberikan saran agar pengasahan APBD Perubahan 2017 itu tidak dilakukan, sebab agendanya tidak masuk dalam agenda paripurna saat itu.

Kendati satu Partai, namun ketua pimpinan rapat Nuryanto.SH tetap melanjutkannya sebab semua anggota dewan yang hadir saat itu, memilih setuju agar pengesahaan tersebut tetap dilakukan. Dan akhirnya, saat pengasahan dilakukan, Udin memilih keluar dari ruang paripurna.

Pantuan media ini, dari banyaknya pendapat yang terdengar dari anggota dewan saat itu kepada pimpinan, hanya Udin yang menolak pengesahan itu dilakukan dan meminta agar agenda pengasahan APBD Perubahan 2017 tersebut dijadwalkan kembali melalui Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kota Batam.

Dan yang paling ngotot agar pengasahan APBD Perubahan 2017 itu segera dilakukan adalah Jefri Simanjuntak anggota komisi III DPRD Batam dari Fraksi Hati Nurani Bangsa.

Selain Jefri, kata setuju juga  datang dari rekan satu Fraksinya H.Muhammad Musofa dari komisi I, yang mengatakan kalau Udin Sihaloho sama sekali tidak mengerti tentang Tata Tertib (Tatib) rapat paripurna.

Kendati ada penolakan dari Fraksi PDIP,  pengasahan APBD Perubahan Batam Tahun 2017 ini, terlihat berjalan dengan sukses.(Ag)

Editor : Agus Budi T