Tuesday, 1 August 2017

Tarmizi alias Midi pelaku penyekapan di Kampung Aceh, Dituntut 4 bulan penjara


Tarmizi.
Batam, Dinamika Kepri - Sidang terhadap terdakwa Tarmizi alias Midi pelaku penyekapan terhadap korban Hendriawan di Kampung Aceh Muka Kuning, Batam, kini digelar kembali guna mendengarkan  tuntutan dari jaksa penuntut umum, di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Selasa (1/8/2017).

Sebelum tuntutan dibacakan oleh jaksa penuntut umum (JPU) Yogi Nugraha.SH, Tarmizi dinyatakan bersalah karena telah melakukan tindak pidana telah merampas hak kemerdekaan seseorang.

Maka atas perbuatannya, terdakwa Tarmizi alias Midi baca JPU, terbukti bersalah maka dikenakan pasal tindak pidana pasal 333 ayat 1 KHUP jo pasal 55 ayat 1 dan dituntut hukuman 4 bulan kurungan penjara.

Sebelumnya terdakwa ini telah menyekap Hendriawan di rumahnya lantaran korban tidak menepati janji untuk membayar hutang kepadanya.

Singkat cerita, atas penyekapan itu pihak terdakwa dan pihak keluarga korban, juga sudah menempuh jalur perdamaian dengan cara kekeluargaan. Bahkan pihak terdakwa sendiri juga sudah memberikan uang perdamaian kepada keluarga korban.

Awalnya terdakwa ini meminjamkan uangnya sebanyak Rp 50 juta kepada korban dengan janji korban akan memberikan bunga Rp 10 juta selama 1 hari kepadanya. Namun karena tidak ditepati, akhirnya korban di cari dan di sekap oleh anak buahnya terdakwa.

Ironis memang, awalnya terdakwa ingin mengharap untung tapi hasilnya malah jadi buntung. Pasalnya selain sudah memberikan uang perdamaian terdakwa juga masuk penjara.(Ag)

Editor : Agus Budi T