Monday, 21 August 2017

Tak miliki Izin demo, Pengunjuk rasa peduli taxi online dibubarkan polisi

 
{[["☆","★"]]}

Aksi unjuk rasa peduli taxi oline di depan kantor pemerintah kota Batam, akhirnya dibubarkan karena tidak memiliki izin demo dari pihak kepolisian, Senin (21/8/2017).
Batam, Dinamika Kepri - Belum puas menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah kota (Pemko) Batam, pengunjuk rasa yang berorasi di depan kantor Pemko Batam yang mengatasnamakan peduli taxi online, akhirnya dibubarkan oleh polisi, karena aksi demo tersebut tidak ada mengatongi izin demo.

"Pengunjuk rasa dibubarkan karena belum mengantongi izin. Suratnya masih ada yang perlu dipenuhi, dan prosesnya masih belum dilengkapi intelkam,” kata Kapolsek Batam Kota, Kompol Firdaus, Senin (21/8/2017).

Kompol Firdaus  juga menghimbau kepada para korlap taxi online segera melengkapi surat izin aksinya terlebih dahulu.

"Jika ingin berunjuk rasa silakan namun ada aturannya, maka itu silahkan ke Polres untuk melengkapi apa yang perlu dilengkapi,” katanya.

Sebelum membubarkan diri, koordinatir aksi demo bernama Billy mengatakan, setelah izin aksi demo sudah dilengkapi, maka pihaknya akan turun kembali dan melakukan unjuk rasa dengan menurunkan jumlah massa yang lebih banyak lagi.

“Kami akan turunkan massa yang lebih banyak, sekarang korlap sedang berkoordinasi dengan pihak Polresta Barelang,” pungkas Billy.

Mendengar arahan dari Kapolsek Batam Kota, Puluhan supir taxi online dan ratusan masyakat peduli taxi online Batam, akhirnya meninggalkan kantor Pemko dengan tertib dan berjanji akan kembali lagi dengan massa yang lebih banyak lagi.(*)