Monday, 21 August 2017

Pengesahan APBD Perubahan ditunda, Ini jawaban Wakil Walikota

 
{[["☆","★"]]}

Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad, S.Sos, M.Si.
Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad, S.Sos, M.Si. 
Batam, Dinamika Kepri – Usai menghadiri rapat Paripurna Penetapan APBD perubahan pada Rapat Paripurna ke-8 DPRD Kota Batam dalam agenda penandatanganan nota kesepakatan KUA/PPAS Tahun 2017 yang tertunda karena jumlah anggota Dewan yang hadir tidak mencukupi jumlah ketentuan forum, Kepada Media, Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad, S.Sos, M.Si menanggapi bahwa apa yang dilakukan oleh ketua DPRD Batam Nuyanto.SH, sudah melalui mikanisme yang ada.

“ Kita lihat saja besok, besok jam 2 siang agenda tersebut akan dilakukan lagi, nah sekaligus bersamaan dengan agenda pembahasan APBD KUA/PPAS Tahun 2018. Dan apa yang dilakukan oleh ketua dan wakil DPRD pada rapat tadi, itu sudah melalui mikanisme yang ada,” kata Amsakar, Senin (21/8/2017) sore, sebelum meninggalkan gedung DPRD.

Selain itu Amsakar juga mengatakan, katanya jika Penetapan APBD  perubahan 2017 ini tidak juga di setujui dengan waktu yang sudah ditentukan, maka akan ada sanksinya.

 “Kalau pengesahaan APBD perubahan ini tidak sesuai dengan skedul yang sudah ditentukan, maka akan ada sanksinya yaitu pada pengurangan jumlah dana Insentif. Dan itu sudah pasti terjadi. Makanya tadi saya lihat ada beberapa rekan-rekan anggota dewan yang begitu semangat ngotot  supaya APBD perubahan itu di segera disahkan, mungkin tujuannya agar sanksi itu tidak terjadi.” ujar mantan Kadis Perindag Kota Batam ini.

Sebelumnya, DPRD kota Batam menggelar rapat Paripurna ke-8 masa persidangan III tahun sidang 2017 dalam agenda penandatanganan nota kesepakatan KUA/PPAS perubahan APBD kota Batam Tahun 2017 dan laporan pansus pembahasan dan pengawasan produk halal dan higienis sekaligus pengambilan keputusan namunra ditunda lantaran jumlah kehadiran anggota dewan pada rapat tersebut tidak mencukupi jumlah forum, atau tidak mencapai 2/3 dari jumlah anggota dewan, sebab dari 50 anggota dewan yang hadir hanya 24 orang sedangkan 26 orang lagi tidak hadir.

Rapat juga sempat di scorsing hingga dua kali tujuannya mengharap masih ada anggota dewan yang datang pada sore itu.

Dan dari 9 Fraksi yang ada di DPRD kota Batam, dua diantaranya Fraksi Gerindra dan Fraksi PAN, baik anggota maupun ketua Fraksinya, tidak ada yang hadir karena masih melakukan kegiatan Rakernas di luar kota.

Dan untuk menenangkan suasana dari banyaknya intrupsi dan saran dari anggota dewan yang hadir, sebelum ditutup acara, ketua DPRD akhirnya memanggil ke-7 ketua fraksi yang hadir saat itu. Lalu tidak lama menunggu, maka semua ketua Fraksi sepakat agenda APBD perubahan itu ditunda dan melanjutkan pada hari esok, Selasa 22 Agustus 2017, pukul 2 : 00 Wib siang. (Ag)