Monday, 28 August 2017

Merampok BRI Syariah di Tebingtinggi, Warga Batam roboh ditembak polisi

 
{[["☆","★"]]}

Saat pelaku di bawa ke rumah sakit. (foto : drberita.com)
Tebingtinggi, Dinamika Kepri - Dilansir drberita.com, Dua perampok BRI Syariah di Tebingtinggi asal Batam bernama Jailani alias Metal dan R alias Tupang akhirnya roboh ditembak petugas Polda Sumut. Kedua warga Batam, Kepri tersebut kini berada di Rumah Sakit Bhayangkara, Medan untuk mendapatkan perawatan, Senin 28 Agustus 2017.

Kasubdit 3/Jahtanras Polda Sumut AKBP Faisal Napitupulu didampingi Kanit Opsnal Kompol Saprizal mengatakan penangkapan kedua tersangka berdasarkan hasil pengembangan dari 6 tersangka lainnya yang ditangkap sepekan lalu.

Para tersangka menyebut tersangka Metal dan Tupang ikut serta dalam aksi perampokan yang mereka lakukan di beberapa provinsi di Indonesia.

"Dari pengakuan itu, kita lakukan pengejaran ke tempat persembunyian kedua tersangka di daerah Batam, Provinsi Kepri. Puji tuhan, kita berhasil meringkus mereka," kata Faisal.

Faisal mengungkapkan, saat proses penangkapan berlangasung, tersangka Metal dan Jailani mencoba melawan dengan memukul salah seorang petugas. Alhasil, petugas terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kedua kaki tersangka.

"Jadi, mereka ini memang perampok yang sudah profesional. Mereka merancang strategi sebelum menjalankan aksi mereka. Hebatnya lagi, mereka memiliki jaringan perampok di setiap daerah yang mereka kunjungi. Sementara ini, mereka sudah beraksi di 7 provinsi dan 24 kabupaten/kota di Indonesia," ungkapnya.

Sampai saat ini, polisi masih berada di lapangan untuk memburu 2 tersangka lain yang belum tertangkap. "Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara," pungkasnya.

Sebelumnya, ada 6 tersangka yang sudah ditangkap masing-masing bernama Tunggul Hatigoran Sihombing (43), Burhanudin alias Burhan alias Regar Botak (66), Arifin Siregar alias Siregar alias Ardiansyah (42), Pirman Siregar (36), Armen Sinaga (54) dan Alidin (38).  (art/drc)