Tuesday, 8 August 2017

Garda Metal berunjuk rasa tuntut agar harga sembako diturunkan

 
{[["☆","★"]]}

Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad saat memberikan saran kepada para pengunjuk rasa.
Batam, Dinamika Kepri - Ratusan buruh dari Garda Metal Batam, kembali melakukan unjuk rasa ke Kantor Walikota Batam, Selasa (8/8/2017) sekitar jam 10:00 Wib pagi.

Pada aksi unjuk rasa ini pendemo mendesak pengusaha Kota Batam untuk segera membentuk asosiasi sektor untuk menurunkan harga sembako, tolak penurunan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP), darurat PHK bukan darurat Ormas, tolak rencana upah padat karya di bawah UMP, Judivial Review UU Pemilu khusus pada predential treshold 20%, dan aksi kemanusiaan save Al-Aqsa.

Mereka juga meminta agar UMKS Kota Batam dapat segera dicabut
pemerintah, karena dinilai upah sektoral disamakan dengan upah buruh yang bekerja lebih ringan dengan yang bekerja diproyek galangan.

Setelah 2 jam menunggu, Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad lalu menemui pendemo dan memberikan sedikit pemahaman tentang bagaimana cara menggiring proses suatu tuntutan agar tidak dimentahkan atau ditolak dari sistem proses peradilan.

Selain itu, Amsakar juga mengatakan kalau ia sangat mendukung segala kemauan dan tuntutan dari pengunjuk rasa tersebut.

"Saya dipilih jadi pemimpin di Batam ini memang tugasnya untuk itu, manampung, menerima dan mencarikan solusi terbaik buat kepentingan bersama untuk masyarakat Batam." kata Amsakar.

Setelah pengunjuk rasa menerima saran dan masukan dari Wakil Walikota Batam, sekitar jam 12: 42 Wib, para pemdemo dari Garda Metal yang diketuai oleh Suprapto tersebut, membubarkan diri.(Ag)

Editor : Agus Budi T