Wednesday, 30 August 2017

Beladiri HAPKIDO Kepri Keluar Sebagai Juara Umum

 
{[["☆","★"]]}

Tanjungpinang, Dinamika Kepri - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksma TNI R.Eko Suyatno,SE,MM yang duduk sebagai Dewan Penasehat HAPKIDO Cabang Tanjungpinang,  menyambut kedatangan pahlawan Kontingen beladiri HAPKIDO Cabang Tanjungpinang Kepri yang mana baru saja mengikuti Kejuaraan Nasional HAPKIDO di Jogyakarta mulai pada tanggal 26-27 Agustus 2017 akhirnya keluar sebagai juara umum, Selasa (29/8/2017)

Menurut Danyonmarhanlan IV Letkol Marinir Didik, Kontingen HAPKIDO Kepri turut diperkuat dua orang prajurit Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) IV yaitu Serda Marinir Hutasoit dan Prada Marinir Rafa.

Keduanya menyabet medali emas dan perunggu,  Prestasi luarbiasa di capai Kontingen HAPKIDO Cabang Tanjungpinang (Kepri) keluar sebagai juara umum dengan perolehan medali Emas 13, Perak 9 dan Perunggu  sebanyak 13.

Kata Danyonmarhanlan IV, Hapkido adalah seni beladiri yang populer dikalangan Militer dan sipil seperti yang dikembangkan dikalangan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) IV dengan ciri memakai teknik-teknik kuncian (joint locks), bergulat (grappling) dan teknik seni bela diri tendangan (kicks), pukulan (punches), lemparan (throwing), serangan sabetan dan tusukan (striking).

Beladiri ini juga sangat dinamis dan elektik, namun sangat mematikan. Beladiri ini juga salah satu bentuk pertahanan diri dan lahir dari  negeri ginseng Korea, beladiri ini telah berkembang di Eropa, Australia dan sejumlah Negara di Asia termasuk di Indonesia. Beladiri HAPKIDO dideklarasikan pada 14 Mei 2014 di Jogyakarta walau usianya tergolong baru di Indonesia namun perkembanganya sangat pesat.

Dilingkungan Korps Marinir Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) IV Lantamal IV Tanjungpinang telah menetapkan beladiri ini wajib dikuasai oleh prajurit Marinir. Beladiri ini mempunyai kelebihan dan kekhasan sangat mematikan, Beladiri ini sangat cocok untuk kalangan Militer, seperti halnya dikalangan beberapa militer di Negara di Eropa, Asia bahkan Afrika merupakan beladiri wajib bagi kalangan militer mereka.

HAPKIDO merupakan beladiri kolaborasi teknik melumpuhkan lawan dengan pemahaman dan memanfaatkan titik-titik kelemahan yang ada pada anatomi tubuh manusia.(Ril)